BEM KM IPB Terpilih Korpus BEM SI 2019, Dadan Akui Optimis Gerakan KM

Sumber: Instagram munasbemsixii

Hasil Musyawarah Nasional BEM Seluruh Indonesia (SI) ke-XII (28/2), IPB ditetapkan sebagai Koordinator pusat (Korpus) tahun 2019. Hasil itu merupakan hasil voting perwakilan wilayah setelah musyawarah menghasilkan BEM KM IPB dan Unsri sebagai kandidat Korpus BEM SI. Beberapa wilayah condong untuk memilih IPB: Sumatera bagian Utara, Sumatera bagian Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bali – Nusa Tenggara, dan Jabodetabek – Banten.

Majunya BEM KM IPB ke Munas BEM SI telah melalui proses diskusi yang panjang. Diskusi ini memang tidak melibatkan jajak pendapat langsung terlebih dahulu. Hal ini disebabkan mekanisme student government IPB bukanlah kongres. Keterlibatan serta keterwakilan kepengurusan BEM KM di setiap wilayah direpresentasikan melalui Musyawarah Besar Forum Kajian Strategis (Mubes Forkas). Forkas terdiri dari pihak kajian strategis (kastrat) KM IPB, ketua BEM fakultas, dan ketua dari departemen kastrat. Muhammad Nurdiansyah (Dadan), Presiden Mahasiswa KM IPB meminta pendapat serta pertimbangan agar bisa menjadi komitmen bersama terkait rencana yang ingin maju Munas BEM SI dalam Mubes Forkas.

Dadan sendiri akui optimis untuk bisa membawa iklim pergerakan nasional di dalam KM IPB. “Harapannya euforia BEM SI sedang ramai bisa masuk ke kalangan kampus. Ya sudah, kita harus benar-benar akselerasi dalam pergerakan. Komitmen harus dimulai dari wilayah (fakultas) masing-masing,” ujarnya. Dadan mengatakan bahwa sifat optimisnya terbangun dari komitmen kastrat tiap fakultas yang siap mendampingi BEM KM.

“Saya jujur sendiri sangat mengapresiasi ke rekan-rekan wilayah atas komitmennya saat ini. Saya pun menjadi Korpus sangat plong, tidak lain karena kawan-kawan banyak yang yang support secara moral dan taktis, dan kinerja,” tambah Dadan.

Putri Arum Puspita
Sari Rama Dianti

Editor: aditya mukti

Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus

Lembaga Pers Mahasiswa
Institut Pertanian Bogor

Tambahkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.