Event Update

Dua Mahasiswa Program Studi Komputer Raih Peringkat Pertama Mahasiswa Berprestasi

Sumber : Aditya M

Sumber : Aditya M

Senin malam (12/2), Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali mengadakan gelanggang penganugrahan bagi Mahasiswa Berprestasi (Mapres) dalam Malam Penganugerahan Mahasiswa Berprestasi Utama 2018. Acara inti dari ajang tersebut yakni pengumuman tiga Mapres terbaik dari jenjang sarjana dan dua dari jenjang diploma.

Arga Putra Panatagama dari Ilmu Komputer (S1) dan Sulthonul Mubarok dari Teknik Komputer (D3) adalah mahasiswa angkatan 52 yang berhasil meraih peringkat pertama pada ajang tahunan tersebut. Kedua mahasiswa tersebut berhasil mengungguli dua puluh empat kandidat Mapres lain dari berbagai fakultas. “Benar-benar kaget, sejujurnya saya sudah memprediksi tiga nama mahasiswa yang bakal jadi peringkat pertama,” ujar Arga menerangkan perasaannya. Arga yang juga merupakan Ketua Himpunan Profesi Ilmu Komputer tersebut mengaku baru memiliki niat mendaftarkan diri menjadi mahasiswa berprestasi semenjak Februari 2017.

“Intinya jangan pernah putus asa karena tidak ada yang tidak mungkin. Saya yang tahun lalu masih menjadi mahasiswa biasa ternyata juga bisa,” terang Arga.

Sulthon juga menyatakan hal yang serupa dengan Arga. Saya tidak berpikir sampai sejauh ini sih. Saya juga sudah memprediksi satu teman saya yang akan naik, ucap Sulthon. Sulthon mengaku prestasi yang paling berpengaruh sebagai batu loncatannya adalah Innovation Camp 2017. “Itu merupakan perlombaan startup tingkat nasional yang diikuti berbagai kampus se-Indonesia sebagai ajang promosi inovasi untuk mendapat funding,” ujar kembali Sulthon.

Kedua pemenang mengaku telah memiliki ide yang akan diusung menjelang seleksi nasional Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2018. Sulthon berniat untuk meneruskan ide Karya Tulis Ilmiah (KTI) menuju tahap otomatisasi. “Saya akan mengotomatisasi ide saya sebelumnya yaitu membuat digital marketing platform yang berguna untuk pemberdayaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) se-Indonesia.”

Berbeda dengan Sulthon, Arga bermaksud untuk mengembangkan ide terbarunya. “Terlepas dari tema KTI saya di universitas, saya bermaksud membuat aplikasi seputar food security. Saya akan memadukan ide pertanian khas IPB dan bidang saya sendiri yaitu ilmu komputer.”

Aditya M

Ed : Efi S

About Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus
Lembaga Pers Mahasiswa Institut Pertanian Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*