IPB Keluarkan Surat Edaran Tanggapi Corona dan DBD

Surat kesiapan kebijakan kesiapsiagaan dan kewaspadaan COVID-19 dan DBD yang ditandatangani oleh Rektor IPB University, Arif Satria, resmi diedarkan pada Sabtu, 14 Maret 2020 dalam rangka mengurangi risiko penyebaran COVID-19 dan DBD di lingkungan Kampus IPB.

Surat kebijakan dikeluarkan sebagai tindak lanjut dari Himbauan Rektor IPB tanggal 29 Februari 2020, Surat Edaran IPB Nomor 3974/IT3/HM.00/2020 perihal Kewaspadaan terhadap Merebaknya Corona tanggal 2 Maret 2020, dan Surat Edaran Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Nomor 4600/IT3/HM.00/2020 perihal Pemberitahuan tentang Mobilitas International dan Kegiatan Kemahasiswaan, yang meliputi Kebijakan Umum, Kebijakan Akademik, Kebijakan Non Akademik dan Kebijakan Pendukung.

Berdasarkan surat kebijakan, kesiapsiagaan, dan kewaspadaan COVID-19 dan DBD, bahwa setiap kegiatan akademik dan non akademik yang berpeluang bagi penyebaran virus COVID-19 harus dibatalkan atau ditunda sampai waktu yang ditentukan. Ujian Tengah Semester yang masih akan berlangsung hingga 21 Maret 2020 dimungkinkan dilaksanakan secara online dengan mengajukan permohonan kepada Direktorat Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru (Dit APPMB).

Namun, tidak dipungkiri bahwa UTS dapat diselesaikan secara tatap muka dengan memenuhi protokol kewaspadaan. Mahasiswa dihimbau untuk kembali ke rumah masing-masing, serta melakukan pengobatan bagi yang kondisi tubuhnya tidak sehat. Sementara itu, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) program sarjana maupun vokasi untuk sesi UAS (minggu ke 7-14) serta Ujian Akhir Semester Genap 2019/2020 akan dilakukan secara online.

Namun, KBM minggu 7-14 yang hanya diikuti 15 mahasiswa masih dapat dilakukan secara tatap muka dengan mengikuti protokol kewaspadaan. Kegiatan Seminar Tugas Akhir program Sarjana dan Pacasarjana hanya dapat dilaksanakan secara tatap muka jika peserta tidak lebih dari 15 orang dan jika lebih dari itu, akan dilaksanakan secara online dengan ketentuan yang ditetapkan.

Sementara itu, kegiatan KKNT/PKL/Magang yang telah dijadwalkan akan ditinjau dan ditetapkan kembali waktunya dengan memperhatikan keadaan dan kuliah pembekalannya masih tetap dapat dilakukan secara online. Untuk kebijakan kegiatan non akademik, dijelaskan bahwa kegiatan yang diikuti lebih dari 25 peserta akan ditiadakan atau ditunda hingga batas waktu tertentu. Adapun kebijakan pendukung untuk melakukan upaya kebersihan dan menyediakan fasilitas untuk pencegahan COVID-19 dan DBD di lingkungan IPB.

Sumber: 2020 03 14 Kebijakan COvid dan DBD
Editor: Putri Arum Puspitasari

Tambahkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.