Konsolidasi KM IPB ke-2: Kebijakan Penurunan UKT Semester Genap

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) IPB University melaksanakan konsolidasi KM IPB kedua setelah mendapatkan hasil audiensi dengan rektorat terkait kebijakan penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester genap pada Sabtu (16/01).

Terdapat tiga rekomendasi kebijakan penurunan UKT berdasarkan policy brief. Pertama, melakukan penurunan UKT secara merata ke seluruh mahasiswa IPB sebesar Rp2.300.000,00. Kedua, mengadakan kembali dan mengoptimalisasi kebijakan Beasiswa Covid, Banding UKT, dan pencicilan. Ketiga, memperjelas dan memperbaiki sistem pembelajaran semester genap, serta memberikan jaminan kesehatan bagi yang melaksanakan pembelajaran secara hybrid.

Penurunan UKT didasarkan karena BEM KM ingin membantu mahasiswa golongan UKT bawah. Sehingga, biaya UKT golongan bawah dapat dipotong lebih besar.

Perwakilan mahasiswa menginginkan pemotongan tersebut dilakukan di awal. “Mari berpikir secara keuangan IPB. Ketika kita mendorong nominal lebih besar, IPB akan mengalami penurunan keuangan yang besar,” ujar Langit Biru, Presiden Mahasiswa BEM KM IPB.

“Rektorat juga mengatakan bahwa jika landasannya adalah fasilitas pembelajaran, rektorat mengambil solusi yang telah disampaikan, yaitu timsus. Jika permasalahannya tidak bisa membayar di awal, mahasiswa dapat diarahkan ke Beasiswa Covid dan skema pencicilan. BPK juga melarang penurunan UKT secara menyeluruh.” Lanjutnya.

Selain itu, terdapat solusi dari rektorat agar mahasiswa diberikan bantuan mandiri sebesar Rp750.000,00. Namun, bantuan ini masih perlu dipertimbangkan.

Jika penurunan UKT tidak dikabulkan, rektorat memberikan solusi untuk terus melakukan perbaikan sistem dan evaluasi pembelajaran, serta membentuk tim khusus dari mahasiswa. Peran dari tim khusus ini nantinya agar dapat memberikan saran dan masukan kepada rektor mengenai skema pembelajaran yang baik di masa pandemi.

Reporter : Hanifah Azzahra
Editor : Farah Diba Aulia

Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus

Lembaga Pers Mahasiswa
Institut Pertanian Bogor

Tambahkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.