Event Update

Fahrizal Amir : IPB Berikan Pendampingan Hukum

Rasa simpati dan empati masih menyelimuti civitas akademika IPB. Pasalnya, dua mahasiswa yang terkait yakni Panji Laksono (PL) dan Muhammad Ardi Sutrisbi (MAS) ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Metro Jaya. MAS yang kini ditahan di Rutan Polda Metro jaya telah disambangi oleh pihak Ditmawa yaitu Dr. Ujang Suwarna, S.Hut, M.Sc.F.Trop. dan Biro Hukum, Promosi dan Humas IPB, Ir. Yatri Indah Kusumastuti, M.S dan Widodo Bayu Aji, SH, MH.

Fahrizal Amir, selaku Wakil Presiden Mahasiswa IPB saat ditemui untuk melakukan wawancara di Student Centre IPB (24/10). Foto : Annisa L.C.

Fahrizal Amir, selaku Wakil Presiden Mahasiswa IPB saat ditemui untuk melakukan wawancara di Student Centre IPB (24/10).
Foto : Annisa L.C.

Fahrizal Amir, selaku Wakil Presiden Mahasiswa IPB saat ditemui untuk melakukan wawancara di Student Centre IPB (24/10).

Menurut penuturan Fahrizal Amir, Rektor yang diwakili oleh Pelaksanaan Harian (Plh) yaitu Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec. menyatakan bahwa pihak IPB akan memberikan pendampingan hukum dan tidak akan memberikan sanksi akademis kepada mahasiswa tersebut. Adapun Presiden Mahasiswa IPB yang ditetapkan sebagai tersangka belum dilakukan penahanan oleh Polda.

Pihak IPB telah menyepakati menyerahkan proses hukum yang akan dijalani kepada LBH PAHAM. LBH PAHAM yang sejak awal menangani permasalahan ini merupakan kuasa hukum yang telah dipersiapkan oleh BEM SI sebagai bentuk kewaspadaan terjadinya masalah hukum. IPB menghormati pilihan mahasiswa dan akan melakukan pendampingan satu pintu melalui LBH PAHAM.

IPB tentunya mengharapkan kedua mahasiswa tersebut dapat segera dipulangkan. Pihak rektorat, melalui penyataan wakil presiden mahasiswa BEM KM, Fahrizal Amir, menyampaikan bahwa diharapkan kepada mahasiswa untuk tetap tenang baik dalam pergerakan dan perkuliahan.

“BEM KM mengadakan aksi solidaritas, untuk proses hukum kami serahkan kepada yang terkait,” tutup Fahrizal.

 

 

Digna Orwiantari

Ed: Putri IT

About Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus
Lembaga Pers Mahasiswa Institut Pertanian Bogor

One comment

  1. mahasiswa ingin menyampaikan aspirasi dan ingun memberi masukan2 ut pemerintah, mestinya sih diterima dg baik spt orang tua pada anaknya, bukan malah ditahan, apa fungsi pemerintah sebagai pengayom rakyat jika hanya mengkritik saja dijebloskan kepenjara???

    berlakulah seperti orang tua pada anaknya, anak yg nakal.tetap disayang, yg baik tentunya juga disayang; jangan pilih kasih dan berbuatlah sebijak mungkin, seperti orang tua pada anak kandungnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*