Menilik Pancasila dalam Forum Dialog Milenial Bincang Kebangsaan

Sumber : Uswatun Khasanah

Komunitas Generasi Milenial Lintas Agama dan Suku untuk Pancasila dan Kebangsaan yang disingkat dengan Gemilang didirikan oleh Yosefin yang merupakan salah satu alumni Institut Pertanian Bogor angkatan 50. Hari Sabtu (7/12), Gemilang bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP), unit kerja dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) dalam mengadakan seminar nasional yang bertemakan “Milenial Bicara Kebangsaan”.

Acara seminar yang bertempat di Auditorium Andi Hakim Nasution, IPB Dramaga, menghadirkan sebagai salah satu pemateri. Dalam materinya, Ismail menyampaikan bahwa keresahan yang terjadi di masyarakat akhir-akhir ini adalah terkait penyebaran hoax sehingga diperlukan adanya literasi tentang pemahaman hukum agar masyarakat dapat mengelola dengan baik terkait informasi yang diterimanya. “Kita harus pandai memilih dan memilah informasi yang akan dibagikan agar tidak turut serta dalam penyebaran hoax,” ungkapnya.

Bicara mengenai kebangsaan, Syaiful Arif, M.H., Direktur Pusat Studi Pancasila mengatakan, “Tidak perlu mengganti ideologi bangsa menjadi khilafah karena Pancasila sebagai ideologi bangsa sudah memenuhi syariat islam.” Selain itu, ada pula Sumiati, S.E. selaku Sekretaris Ditjen KPI memaparkan bahwa Pancasila tidak tidak hanya harus dihapalkan, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam diskusi panel yang diadakan, Wicak yang memosisikan diri sebagai perwakilan mahasiswa IPB juga menyampaikan pendapatnya. Menurutnya, peran mahasiswa dalam menjalankan nilai-nilai pancasila sebagai generasi milenial yaitu fungsi eksternal dan fungsi internal. Fungsi eksternal sebagai pengawal berjalannya penegakan hukum di Indonesia sedangkan fungsi internal dimsisalkan dalam menjalankan musyawarah di lingkungan organisasi.

Turut hadir Drs. Ismail Cawidu, M.Si. selaku tenaga ahli Ditjen IKP, Wakil Rektor IPB Dr. Ir. Drajat Martianto M.Si., seorang Aktivis Perempuan Sakdiyah Ma’ruf, dan Aktivis Pancasila Kemendagri yaitu Rizza Kamajaya, M. Si. Di akhir acara, hadir pula Runner Up Stand Up Comedy Kompas TV Gilang Bhaskara sebagai penghibur.

Editor : Yuniar Galuh Nur Fatiha

Uswatun Khasanah

Tambahkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.