Event Update

Tolak UKT Semester Sembilan, Mahasiswa Lakukan Aksi Whatsapp Rektor

Pesan ajakan yang beredar untuk mengikuti Aksi WA Rektor IPB

Pesan ajakan yang beredar untuk mengikuti Aksi WA Rektor IPB, Kamis (06/04)

Kamis (06/04) pesan berantai berisi ajakan aksi whatsapp rektor berkaitan penolakan Uang Kuliah Tuggal (UKT) semester 9 ke atas yang harus dibayarkan sama dengan semester sebelumnya beredar di kalangan mahasiswa Institut Pertanian Bogor. Tim Khusus UKT inisiasi Kementerian Kebijakan Kampus mencatat sebanyak 3600 mahasiswa dari 28 departemen program studi sarjana IPB melakukan aksi ini.

Ketika dikonfirmasi, Menteri Kebijakan Kampus BEM KM IPB Ermas Isnaeni Lukman menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan rencana yang dilaksanakan dari Tim Khusus (timsus) penolakan UKT semester 9 ke atas. Dia menjelaskan bahwa timsus ini terbentuk dari grup komti angkatan 50 yang lahir atas inisiasi BEM KM IPB.

Pesan tersebut mengajak para mahasiswa untuk bersama-sama melakukan aksi mengirim pesan kepada rektor serentak pada Kamis (06/04) pukul 19.30 WIB, melalui pesan Whatsapp ke nomor Rektor IPB Herry Suhardiyanto yang sekaligus sudah tercantum di dalam pesan berantai tersebut.

“Ya itu nomor pak Rektor, ketika diminta nomor WA beliau memberikan itu” kata Ermas mengkonfirmasi kebenaran nomor Rektor yang tercantum tersebut.

Alasan penolakan pembayaran UKT yang sama ini dikarenakan sudah tidak adanya perkuliahan di semester 9 ke atas.

“Kenapa kami lakukan malam ini, dikarenakan besok merupakan rapat MWA (Majelis Wali Amanat). Harapannya pembahasan UKT ini bisa segera dilaksanakan. Selain itu, akhir Mei semuanya akan crowded penelitian belum selesai, libur lebaran, kemudian UAS, angkatan 51 KKN,  siapa yang akan peduli? ” ungkap Ermas berkaitan pemilihan waktu aksi, padahal mahasiswa IPB masih menjalani masa Ujian Tengah Semester Genap sejak Rabu (05/04) kemarin.

Diketahui bahwa penerapan UKT ini sudah dimulai sejak tahun ajaran 2013-2014 berdasarkan Permenristekdikti Nomor 22 Tahun 2015 tentang Biaya Kuliah Tunggal dan Uang Kuliah Tunggal pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) yang disandang IPB semenjak 2013. Menyebabkan kebijkan UKT ini sepenuhnya merupakan tanggungjawab IPB dengan pelaporan kepada Kemenristekdikti.

Menurut Ermas, wacana UKT semester 9 ke atas ini sebenarnya sudah ada di kalangan pimpinan IPB namun sampai saat aksi ini dilakukan belum ada rapat pembahasan. Sehingga aksi ini perlu dilakukan agar pembahasan UKT disegerakan, dengan harapan keluar Surat Keterangan (SK) Rektor yang mengatur UKT semester 9.

A. Fanani

Ed : Putri IT.

About Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus
Lembaga Pers Mahasiswa Institut Pertanian Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*