Event Update

UKT IPB Naik, Ini Penyebabnya

Uang kuliah tunggal (UKT) merupakan jumlah biaya kuliah yang harus dibayarkan oleh mahasiswa yang telah dikurangi dengan subsidi pemerintah. Karena IPB telah berstatus PTN-BH maka penentuan jumlah UKT yang harus dibayarkan ditetapkan oleh IPB, berbeda dengan kampus lain yang masih berstatus satuan kerja (Satker). UKT yang harus dibayarkan oleh mahasiswa baru IPB mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

Kenaikan UKT di IPB terlihat sangat signifikan, tahun 2015 untuk kelompok 6 atau UKT termahal sebesar Rp. 9,5 juta pada tahun ini sebesar Rp. 11 juta. “Memang harga-harga tambah mahal, kalau diperhatikian untuk kelompok UKT 1, 2, dan 3 tidak berubah namun untuk kelompok 4, 5, dan 6 mengalami kenaikan. Asumsinya untuk kelompok 4,5,6 lebih progresif dan kita rasa mereka lebih mampu mampu daripada kelompok 1,2, dan 3 sehingga subsidinya dikurangi,” Terang Yatri, Kepala Biro Humas IPB. Selain itu, jumlah UKT dipengaruhi oleh kegiatan pendidikan. Yatri mengungkapkan bahwa,”untuk sosial dan ekonomi beda dengan sains, seperti FKH yang sering praktikum beda biayanya dengan FEM yang ngga perlu lab basah, sehingga jumlah UKT-nya beda”.

Namun, UKT termahal untuk FKH tahun ini turun dari tahun 2014. Karena UKT tersebut dinilai sangat mahal. “tahun kemarin UKT termahal di FKH sangat fantastis mencapai Rp. 19 juta. Maka untuk tahun ini kami turunkan menjadi Rp. 12 juta karena biaya semacam itu kami nilai tidak etis”, ungkap Yatri.

Ari Bima

About Ari Bima

One comment

  1. Jadi apa penyebabnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*