Event Update

Ketika “Jamal” Menghadang

Bagi orang awam, Jamal adalah nama laki-laki. Atau, nama seorang aktor kawakan, yaitu Jamal Mirdad. Tapi, bagi para mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama (TPB) Institut Pertanian Bogor, Jamal adalah kependekan dari Jam Malam. Pihak Asrama TPB menetapkan pukul 21.00 adalah batas akhir pembukaan pintu gerbang asrama. Bagi yang terlambat kembali ke asrama dari waktu yang telah ditentukan, akan dikenakan sanksi.

Sebagai contoh, mari kita tengok kejadian ‘pelanggaran’ jam malam oleh beberapa mahasiswa TPB yang mengikuti acara Dies Natalis Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang ke-49 pada hari Jumat, 28 September 2012 di Gedung Graha Wisuda (GWW) Institut Pertanian Bogor pukul 19.00, yang turut mengundang grup musik tersohor Sheila On 7.Acara memang dimulai pukul 19.00. Tapi, Sheila On 7, sang bintang tamu, baru naik panggung pukul 20.50. Sepuluh menit menjelang jam malam asrama.
            “Tadinya mau dua lagu doang, tapi udah terbawa suasana gara-gara Duta (vokalis Sheila On 7) jadi baru selesai pukul 22.30,” kata salah seorang narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya.
            Sebagai bentuk tanggung jawab, setelah acara selesai para panitia mengantarkan para peserta yang merupakan mahasiswa TPB untuk kembali ke asrama. Namun, saat sudah sampai di depan pintu gerbang asrama, sudah ada kakak-kakak Senior Residence (SR) dan teman-teman Gugus Disiplin Asrama (GDA) menanti.
            “Trus kita dikelompokkan sesuai gedung asrama, nama-nama kita dicatat sama SR dan GDA. Eh, setelah itu, KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) kita ditahan sama mereka,” kata narasumber itu lagi.
            Bagi yang tidak membawa KTM, harus kembali ke asrama untuk mengambil KTM dengan meninggalkan satu barang berharga kepada pihak SR atau GDA. Hal itu diinstruksikan agar para “Pelanggar Jamal” tidak bisa kabur.
            Menurut tuturan sang narasumber, keesokan hari setelah penahanan KTM, KTM tersebut boleh diambil kembali. Tapi dengan syarat, yaitu mengepel satu lorong terlebih dahulu. Pengambilan KTM tidak dapat diwakilkan.
            Mengapa sih bisa terjadi hal seperti ini? Ternyata, acara itu belum mendapat acc dari wakil dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Itulah sebabnya, acc dari Badan Pengelola Asrama (BPA) juga tidak didapat. Otomatis, jam malam tidak bisa diundur.Namun, sang narasumber mengaku bahwa dia tidak menyesal telah mengalami kejadian ini.
“Soalnya, konsernya seru. Hitung-hitung nambah pengalaman juga, kena jam malam. Bosan naatin peraturan terus. Tapi, buat seterusnya nggak lagi, deh,”ujarnya.***
Fara Ruby – Reporter Magang

About Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus
Lembaga Pers Mahasiswa Institut Pertanian Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*