Malam Penganugerahan Mahasiswa Berprestasi IPB

Sumber: Nenis Rahma

Malam Penganugerahan Mahasiswa Berprestasi (Mapres) tingkat Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2020 merupakan puncak dari rangkaian seleksi Mapres yang telah dimulai dari seleksi departemen, fakultas dan pembekalan. Acara ini diadakan di Auditorium Andi Hakim Nasution pada Senin (27/1). Selain menjadi malam penganugerahan, acara tersebut juga menjadi malam wisuda bagi peserta outsco batch 1 dan malam pengukuhan peserta oustco batch 2.

Direktur Ditmawa PK, Dr. Alim Setiawan S, S.Tp, M.Si., mengatakan dalam laporannya bahwa malam penganugerahan yang dilaksanakan pada Senin malam itu merupakan inisiatif agar Mapres IPB 2020 lebih banyak persiapan dalam mengikuti ajang nasional, karena belum ada panduan secara resmi dari Kemendikbud dan adanya perubahan struktur.

“Ini bukan akhir. Mahasiswa Berprestasi 2020 akan menjalani serangkaian persiapan kurang lebih 4 sampai 5 bulan dengan berbagai kegiatan yang akan menjadi nilai tambah untuk juara,” ungkap Alim.

Dr. Ir. Drajat Martianto, M.Sc., selaku Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, menyampaikan bahwa dalam kompetisi ke depannya, pintar bukan menjadi tolak ukur kesuksesan melainkan dari kreativitas dan kesiapan..

Bentuk persiapan yang dilakukan untuk menjadi yang terbaik dalam ajang Mahasiswa Berprestasi ini telah dibuktikan dengan adanya outsco batch 1 dan 2, dengan lama pembinaan 9 bulan 10 hari. Pada tahun 2019, peserta outsco berjumlah 50 calon Mapres dengan agenda workshop sebanyak 14 kali. Outsco batch 1 telah berkontribusi dalam menyumbangkan 60 lebih prestasi juara 1 hingga 3, 25 lebih prestasi internasional, dan 145 lebih untuk tingkat kampus dan regional.

Sumber: Nenis Rahma

Puncak dari acara tersebut adalah pengumuman juara dari jenjang diploma dan sarjana. Juara satu diploma diraih oleh Muhamad Raafi T., disusul Andini D. A. Putri sebagai juara 2 dan Raudia Mizahra sebagai juara 3. Sedangkan untuk jenjang sarjana, juara 1 diraih oleh Muhammad Azman, Ardella Maharani sebagai juara 2, dan Adinda R. Fauziah sebagai juara 3.

Safhira Alfarisi, Mahasiswa Beprestasi Nasional tahun 2019, menjelaskan bahwa tahap penyeleksian tahun ini lebih rapi. “Sebisa mungkin aku akan membantu adik-adik untuk tanding di tingkat nasional, bakal mulai setting waktu untuk ngobrol dan sharing mulai sekarang. Intinya apa pun yang bisa aku bantu dan aku kontribusikan akan aku kasih buat mereka”, tutupnya.

Editor: Putri Arum Puspitasari

Farah Diba Aulia

Tambahkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.