Event Update

Marak LGBT, KM IPB Usulkan Lembaga Konseling Mahasiswa

Merebaknya isu LGBT di Indonesia menimbulkan keresahan pada masyarakat tidak terkecuali mahasiswa Institut Pertanian Bogor. Berbagai diskusi terbuka antar mahasiswa dilaksanakan guna mengantisipasi isu tersebut, tetapi belum menemukan titik terang berupa hal konkret yang harus dilakukan. Pada dasarnya mayoritas kajian tersebut meyakini bahwa LGBT merupakan sebuah penyakit psikologis yang bisa disembuhkan. Oleh karena itu, pengidap haruslah dirangkul dan didekati bukan dijadikan sebagai objek diskriminasi ataupun bullying.
Menyikapi hal tersebut, BEM KM IPB mengajak Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) serta seluruh ormawa keagamaan untuk bersama – sama mengatasi permasalahan LGBT di kampus IPB, yakni dengan menyamakan suara demi membantu proses penyembuhan rekan-rekan pengidap LGBT melalui kegiatan keagamaan. Hal lain yang tak kalah penting adalah pendataan pengidap LGBT di kampus secara pribadi oleh LDF dan ormawa keagamaan. Namun, data tersebut tidak untuk dipublikasikan pada khalayak umum.
Sadar akan muncul kembali berbagai permasalahan mahasiswa bercermin pada kasus LGBT ini, BEM KM mengusulkan adanya Lembaga Bimbingan Konseling kepada pihak rektorat.  “Pas SMP kita ada BK kan, SMA juga ada? Saya rasa mahasiswa dengan berbagai permasalahan yang kompleks pun perlu adanya bimbingan konseling,” tutur Danang Setiawan selaku Presiden Mahasiswa Kabinet Ayo Gerak, Institut Pertanian Bogor.
Meski baru wacana, lembaga konseling tersebut direncanakan berfungsi sebagai media mahasiswa IPB dalam menyalurkan emosi serta meringankan beban dengan cara bercerita serta mencari solusi bersama-sama dalam banyak hal, tidak hanya terkait dengan masalah LGBT saja.

 

Putri IT

About Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus
Lembaga Pers Mahasiswa Institut Pertanian Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*