Nasib Tutor Sebaya di Masa Pandemi: Justru Kami Berevolusi

Tutor sebaya PPKU (Program Pendidikan Kompetensi Umum) yang sejatinya dilakukan secara offline, kini terpaksa harus digelar secara online. Meskipun demikian, kegiatan rutin yang digelar menjelang Ujian Tengah Semester (UTS) tersebut berhasil terlaksana pada tanggal 19-21 Maret 2021, dan dilanjutkan kembali pada tanggal 26-28 Maret 2021 melalui aplikasi video conference Zoom. Dengan sasaran mahasiswa tahun pertama (PPKU) IPB University, tutor kali ini menyediakan tujuh pilihan kelas yang akan diujikan pada UTS semester genap.

“Tujuannya tidak lain dan tidak bukan supaya kita anak-anak PPKU dapat menghijaukan ladang transkipnya,” ujar pengajar sekaligus Ketua Klub Tutor Sebaya The DOCTOR PPKU, Dzaki Ramadhan menjelaskan. Kegiatan tutor sebaya ini bertujuan agar mahasiswa PPKU Angkatan 57 dapat lebih siap dalam menjalani UTS serta hasilnya memuaskan. Tidak berhenti sampai di situ, Klub Tutor Sebaya juga berencana akan menggelar try out untuk mahasiswa PPKU pada sesi Ujian Akhir Semester (UAS) yang tentunya dapat diakses secara gratis.

Sistem pelaksanaan dari kegiatan tutor sebaya ini diawali dengan menyebarkan undangan melalui pesan broadcast yang berisi link pendaftaran tutor. Peserta yang ingin mengikuti tutor diharuskan mengisi link sesuai dengan kelas yang tersedia. Kelas-kelas tersebut di antaranya Fisika, Kimia, Biologi, Berpikir Komputasional, Statistika, Kalkulus, serta Matematika dan Berpikir Logis. Setelah mengisi link pendaftaran, peserta akan mendapat tautan untuk mengikuti kelas melalui Zoom Meeting. Namun, bagi mereka yang tidak mendapat kuota Zoom dan terkendala sinyal, dapat bergabung melalui siaran langsung dari channel Youtube.

Meskipun digelar secara online, mereka mengaku tidak mendapatkan kendala yang berarti. “Untuk kendala tidak ada, justru dengan adanya pandemi ini kami berevolusi, karena pada awalnya tutor sebaya adalah kelas tutor dengan peserta puluhan orang saja. Namun dengan adanya pandemi ini, kami berinisiatif membuat gerakan baru yang kami namakan ‘project alpha’, yaitu mengadakan rangkuman cantik (rantik) mata kuliah PPKU dan memperbanyak screen time kelas tutor. Strategi ini terbukti berhasil, dibuktikan dengan jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan tutor semester ganjil mencapai 3.166 orang.” Dzaki juga menambahkan bahwa strategi ini mampu menambah jumlah pengikut di Instagram mereka dari yang semula 73 menjadi 1366 pengikut.

Untuk tutor atau pengajarnya sendiri, saat ini terdapat 29 orang yang merupakan pengurus dari klub dan semuanya Angkatan 57. Terakhir, Dzaki selaku ketua dan pengajar berharap bahwa kegiatan mereka ini akan menjadi ladang kebaikan. “Harapan kami tentunya pahala dari Tuhan kita, Allah Swt. Saya juga berharap semoga Tuhan memberikan hidayah bagi kita semua berupa semangat dan kemudahan dalam mencari ilmu,” pungkas Dzaki.

Sementara itu, Sandra Eka Rachmawati yang merupakan peserta tutor sebaya mengaku senang dan terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Pastinya merasa terbantu, apalagi sekarang akan menghadapi UTS, pasti kita butuh review materi-materi pekan sebelumnya. Tutornya pun cukup bagus. Secara kita sama-sama mahasiswa, jadi pasti merasakan hal yang sama. Yang paling penting gratis,” tutur Sandra.

Reporter: Fiham Afwan Mu’arij
Ilustrator: Rahma Fitriyanti Suyuti
Editor: Ikfanny Alfi Muhibbah Shalihah

Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus

Lembaga Pers Mahasiswa
Institut Pertanian Bogor

Tambahkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.