Event Update

Tidak Ada Ketukan Palu, Pelantikan KM IPB Dibubarkan

Suasana Sidang Umum I yang kembali ricuh,
beberapa petugas UNit Keamanan Kampus  berusaha menengahi.
Foto: Erma Fatimah

Sidang Umum I Keluarga Mahasiswa (KM) IPB yang dilaksanakan Minggu,
(30/12) pagi tadi terpaksa dibubarkan. Sidang yang berlangsung di
Ruang Kuliah (RK) Pinus tersebut sengaja diselenggarakan untuk
melakukan pelantikan anggota Sekjen MPM KM, DPM KM, dan BEM KM IPB
terpilih 2012/2013. Pelantikan pengurus baru KM IPB tersebut dilakukan
sesuai dengan tuntunan action plan yang telah disusun oleh MPM KM.

Mulanya, dalam Sidang Umum yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB
tersebut Penanggung Jawab Sementara (PJS) yang mewakili tiga lembaga
KM IPB (MPM, DPM, BEM), Fahmi memaparkan keseluruhan isi dari action
plan yang telah disusun. Perdebatan sengit pun tak dapat dihindari
ketika tiba pada penyampaian round down Sidang Umum yang ingin
melangsungkan pelantikan terhadap pejabat baru KM. Suasana sidang yang
semestinya dihadiri oleh seluruh Lembaga Kemahasiswaan (LK) IPB
tersebut menegang ketika beberapa mahasiswa yang hadir mengajukan
protes. Protes tidak setuju terhadap adanya pelantikan di bagian awal
round down sidang umum tersebut menjadi awal ketegangan.

Protes mereka diajukan atas dasar ketidaksahan action plan yang telah
disusun. Beberapa mahasiswa ini merasa bahwa ada sebuah kesalahan
dalam action plan tersebut. “Action plan ini tidak sah karena tidak
dirumuskan oleh tim perumus. Seharusnya dibuat dua action plan dari
masing-masing pihak yang mewakili tim perumus, baru setelah itu
didiskusikan oleh forum keterwakilan mahasiswa,” protes salah seorang
mahasiswa di tengah sidang.

Bola panas itu semakin bergulir ketika mahasiswa yang mengajukan
protes ini meminta izin untuk memutar rekaman hasil pertemuan
sebelumnya antara tim perumus dengan pihak rektorat pada tanggal 26
Desember 2012. Aksi ini sempat ditolak oleh sebagian peserta sidang
yang tetap menginginkan segera dilangsungkan pelantikan. Pertikaian
mulut pun terjadi. Beruntung ketegangan dapat diredam oleh Unit
Keamanan Kampus (UKK) yang merangsek masuk ke tengah-tengah peserta
sidang.

Rekaman yang dirasa menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara hasil
perundingan tim perumus bersama pihak rektorat dengan penyusunan
action plan yang dilakukan MPM KM itu akhirnya diputar. Dalam rekaman
yang berdurasi 16 menit tersebut, pihak rektorat menegaskan agar tim
perumus membuat draft action plan terlebih dahulu yang mana di
dalamnya tercakup aspirasi dari UKM, Himpro, dan pejabat KM IPB.
Setelah adanya draft, barulah pelantikan dilakukan.

Akan tetapi, rekaman ini tak membuat sidang berjalan mulus. Kelompok
mahasiswa yang merasa sidang dan pelantikan pejabat KM tetap harus
dilakukan beradu argumen dengan kelompok mahasiswa yang merasa
pelantikan tak bisa dilakukan karena action plan yang disusun
menyalahi aturan yang disepakati antara tim perumus dan pihak
rektorat. Adu mulut ini kian memanas. Alhasil, pelantikan pejabat KM
pun dibatalkan seiring dibubarkannya sidang. (David Pratama)

 (David Pratama)

About Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus
Lembaga Pers Mahasiswa Institut Pertanian Bogor

19 comments

  1. Memangnya ada masalah apa sih sebenarnya? Di IPB itu ga ada Fakultas Ilmu Politik loh (Apa hubungannya ya? Hehee). Kenapa harus ada kejadian-kejadian seperti ini. Ga ada solusi yg lebih baik apa?
    Ga usah terlalu mementingkan kelompok kenapa? Kami hanya menginginkan program-program yang bisa menampung aspirasi dan menjadikan mahasiswanya lebih baik. Kalo ini baik untuk semua mahasiswa, kenapa harus dipermasalahkan. Lebih baik kalian fokus sama apa yg telah orang tua kalian inginkan. Jadi mahasiswa berprestasi. Bukannya memikirkan masalah UAS, malah hal beginian yg direpotkan. Ckck.. Sorry agak frontal.

  2. wah masalah KM belum kelar juga ya? Beginilah jadinya ketika ego elit politik terlalu besar.

  3. Pejabat KM bukanlah golongan elit politik yang bisa bersikap otoritas terhadap Hukum yang mereka buat.

  4. Semoga masalah ini tidak berlarut-larut.

  5. Bukan saatnya lagi mempermasalahkan yang begituan. udah basi sebenarnya.
    kami yang sbg nonpejabat mahasiswa nggak memperdulikan lagi tentang kesalahan sistem yang mungkin kecil dampaknya, sudahlah itu. Sekarang yang kami harapkan adalah kinerja baru, kinerja yang menjadikan KM IPB ini makin jaya. Tak merasa malukah pihak yang ikut menentang dari niat suci orang-orang fisabilillah

  6. asik, kayanya periode ini ga ada yg namanya OMI, genus, IDEA, ISEE, dll. yang ada sidang umum terus

  7. Kalau memang tulus murni berjuang untuk kemaslahatan mahasiswa, tidak perlu sampai ricuh. Karena sudah ricuh, sudah jelas tidak tulus. Omong kosong.

  8. Tidak ada yang pantas dibanggakan dari pertikaian, ini. Tak ada pihak yang menang, tak ada pihak yang kalah. Ini hanya kebobrokan mental sebagai mahasiswa. Ada kubu yang bernama Supernova. Lalu kenapa mestipula ada kubu Pro KM? seolah emang sengaja menjadikan masalah ini menjadi dua kutub. Ayolah, kita mahasiswa. Jargon “hidup mahasiswa!” bukan cuma milik anak BEM. Itu milik Kita semua. Milik Supernova, milik Pro KM, dan milik seluruh Mahsiswa. MAri bertindak jangan seperti anak-anak lagi. Tujuan kita sama, ayo ciptakan politik kampus yang sehat. Jangan mau di tunggangi.

  9. ada ya TIM PERUMUS? apa yang mau mereka rumuskan? *aneh*
    setau saya adanya TIM 5.
    PJS MPM KM telah diakui keabsahannya dengan legal standing yang jelas.
    lalu apa keabsahan dan legal standing dari tim 5 atau apapun itu namanya?
    tidak ada toh?

  10. jangan sampai di kampus kita tercinta ini terjadi 2 lisme kubu seperti pssi saja, sudahlah hentikan ego mu para penguasa politik mahasiswa ipb, ingat orangtua mu, uas sudah d dpan mata henikan lah pertikaian yang tidak ada gunanya ini, perasaan taun2 sebelumnya aman” aja tuh, tapi sekarang ko malah banyak orang” EGOIS ya di kampus hijau ini????? aneh

  11. ngomongin UAS? yg pada ricuh ini udah semester2 sisa2, udah kagak mikir UAS… yg kasihan itu adek2nya yg masih UAS, dijadiin bulan-bulanan kakak kelas yg harusnya udah ngurusin kelulusan mereka

  12. Katanya mahasiswa itu Intelektual,.
    Kok pakai ricuh segala,.
    Jadi ketahuan tidak intelektualnya tuh,.

    Wooiii,. gimana nasib KM IPB,.?
    KM IPB bkn cuman tempat menyalurkan bakat minat para organisatoris,.
    Tapi banyak tanggung jawab yang musti dilakukan,.
    Ngurusin internal&eksternal kampus,.

    Para Atlet… siap2 ye OMI di undur / kagak ade tahun ini,.
    Anak-anak yg OMDAnye idup,. siap2 aje kagak ikutan GENUS lagi,.
    Para penguber beasiswa,. Hahaha… gimana ntu nasib ISEE,.
    Yg ngebet masuk KM,. SABAR ye.. Berdo’anya lbh kenceng spy cptn da OR,.
    hehehe…

    Kl mau memperbaiki sistem yg katanye ada kesalahan,. jangan ogrok-ogrok dr luar napa,.
    Ikut lah masuk ke sistem dan lakukan perbaikan,.

    Inget ni ye,.
    Yang ada d KM ntu tmn2 kita sendiri, MANUSIA BIASA, bukan MALAIKAT yang tidak pernah SALAH,.
    Jadi ya wajar kl SISTEM yg dibuat TIDAK SEMPURNA, org bukan TUHAN,.

    Blm tentu yg PROTES-PROTES lbh baik kepemimpinannya di bandingkn temen2 dan kakak2 pendahulu kite,.

    SETUJU,.???
    Maap ye,. kl kata2nya Kasar,.

  13. @Dian Nugraha 13th sempit sekali pemikirannya, kita bukan lagi “SISWA” tap “MAHASISWA” kewajiban kita bukan cuma sekadar UAS dan UTS saja. Siapa yang membela pedagang tergusur pemerintah di peron kereta? siapa yg membela harga pupuk petani? Malu lah sama mahasiswa yg pernah membawa revolusi tahun 98 atau pemuda-pemuda yang membuat sumpah pemuda!

    walau sebenarnya gak penting jg ini dua kubu, kapan ngurus rakyat kalau ngurus politik kampus sendiri gak begug!

  14. Saya selaku mahasiswa angkatan 49 tidak tahu apa yang kita ributkan.

  15. Kalo dah 11 semester tu, ya udah sih urusin aja masalah akademikmu,g usah ngrus gini – ginian

    Masak, udah 11 semster gak lulus…
    parah bgt sih,, g malu apa sama angkatan 49,, wkwkwkkwwk

  16. Gimana mau diketuk wong palunya aja dilempar sama orang geblek yang ngakunya “kami nggak mempermasalahkan pelantikan.” BULLSHIT !!! Takut ya kalo MPM jadi dilantik, lempar aja tuh palu ke anak-anak supernoah.
    Kemaren ketua Korpus yang anak pak dekan ini datang juga kan ke SU? Ketahuan deh nih korpus afiliasinya kemana.
    Semuanya BULSHIT, yang ngaku ggak mempermasalahkan pelantikan lah, media itu netral lah. BULLSHIT nyuk !

  17. wah rame juga ye KM IPB hahaha.

    btw, emang kenapa kalo ketua korpus anak dekan? perasaan kagak ngaruh tuh masbro mbaksis. apalagi kaitannya sama beritaa ini -______-

    lawak haha

  18. Aneh, banyak orang yang sok cerdas menilai. KM sendiri afiliasinya kemana?

  19. wahhh heboh yah… masih linu2 habis nanjak di Gede, nyesel gak ikutan nonton live nih SU nya. mending langsung ajalah lantik KM IPB trus ajkin tuh temen2 supernova gabung biar niat mereka u/ memperbaiki KM IPB lebih gampang, konstruktif dr dalam. bukannya nge-gannyang dr luar. kasian kalo eksekutif dan legislatif KM blum ada, sudah mau menjelang semester baru, banyak mahasiswa yang butuh advokasi.

    NB: BULLSHIT lah ini semua yang komen pake nick Anonim. keliatan sampahnya. hahahaaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*