Event Update

[Media Partner] Seminar Keprofesian Himatesil : Fungsi dan aplikasi Geosintetik pada Konstruksi Sanitary Landfill

Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (Himatesil) mengadakan Seminar keprofesian yang merupakan salah satu rangkaian acara dari Engineering Training Event 2015 (Entertaint), seminar ini membahas mengenai fungsi dan aplikasi Geosintetik pada Kontruksi Sanitary Landfill pada Sabtu (09/05) lalu di Gedung Abdul Muis Nasution, Fakultas Teknologi Pertanian IPB. Seminar ini menghadirkan Wahyu P Kuswanda dan Sagita L Jannati dari PT Teknindo Geosistem Unggul

1430404228676

“Materi mencakup jenis geosintetik berserta fungsinya, cara pemasangan, serta konstruksi pada TPA (Tempat Pembuangan Sampah Akhir)” ujar Fadhillah Arsan Rafli selaku ketua pelaksana Entertaint.

Seminar yang bertemakan Expand your Knowledge ini membahas mengenai Lapisan Kedap artif isial (geosintetik) yang digunakan di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Geosintetik ini mulai digunakan karena pada Undang-undang pada tahun 2013 berisi larangan open dumping pada pembangunan TPA serta limbah dari tempat pembuangan sampah tidak boleh mencemari lingkungan.

“Penggunaan geosintetik dapat disesuaikan dengan fungsinya sebagai filter atau separator. Fungsi sebagai filter ini adalah dapat digunakan sebagai pencegah erosi di pantai. Air laut dapat masuk ke daratan tapi tidak membawa pergi partikel pasir karena tertahan oleh geosintetik yang ditanam di pantai. Fungsi separator digunakan untuk membuat jalan. Sebelum ditimbun dengan tanah baru, tanah lama dilapisi oleh geosintetik untuk mencegah pencampuran kedua tanah yang akan merusak struktur tanah “ jelas Wahyu Kuswanda PT Teknindo Geosistem Unggul

“Pemanfaatan geosintetik pada ini difokuskan pada aplikasi di TPA. Biasanya geosintetik yang digunakan berupa geomembrane, geotextile, geocomposite, GCI dan geopipe. Setiap jenis geosintetik membutuhkan teknik pemasangan yang berbeda.” Ujar Sagita Jannati

Ia juga menjelaskan Geomembrane merupakan geosintetik yang pemasangannya menggunakan lem khusus sehingga dapat menempel di struktur TPA, dan Geotextile pemasangannya dilakukan dengan mesin jahit khusus karena berbahan tekstil. Sedangkan Geocomposite merupakan geosintetik dengan bahan dasar campuran dan Geopipe merupakan geosintetik berbentuk pipa yang tertanam di bawah lantai TPA sebagai wadah lindi(limbah cair), sehingga limbah cair tidak bercampur. Geopipe juga dipasang menghadap ke atas sebagai pembuang bau limbah.

“Penggunaan geosintetik dari PT TEKNINDO GEOSISTEM UNGGUL sudah diterapkan di 100 TPA di Indonesia” tutur Sagita

Shalsa Nurhasanah

Lathifa NA

About Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus
Lembaga Pers Mahasiswa Institut Pertanian Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*