Event Update

Alami Equinox, Indonesia Tak Perlu Khawatir

Salah satu fenomena astronomi yang dikenal sebagai equinox membuat heboh masyarakat. Pasalnya tersebar broadcast yang menyatakan bahwa fenomena ini akan mengakibatkan suhu udara Indonesia meningkat hingga 40 derajat celcius.

Mengutip dari Tribun Batam, Philip Mustamu mengungkapkan hal ini memang terkesan heboh dan banyak menimbulkan ketakutan di masyarakat akhir-akhir ini. “Kenapa baru tahun ini hebohnya? Padahal tahun-tahun kemarin juga ada equinox tapi tidak pernah bermasalah,” ungkap Kepala BMKG Bandara Hang Nadim Batam ini  (18/3).

 Ilustrasi Gambar: Koran Kampus IPB (Nita F)

Ilustrasi Gambar: Koran Kampus IPB (Nita F)

Dalam fenomena ini, sumbu bumi berada tegak lurus dengan sinar datang matahari dari bagian bumi utara hingga selatan sehingga matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa. Durasi siang dan malam di seluruh belahan bumi hampir sama.

Equinox berlangsung pada tanggal 21 Maret dan 23 September setiap tahunnya. Seperti dilansir dari website BMKG, rata-rata suhu udara di Indonesia hanya bisa mencapai 32-36 derajat celcius sehingga keberadaan fenomena tersebut tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis. BMKG juga menghimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir akan isu dampak equinox yang berlebihan.

Equinox bukanlah fenomena heat wave yang pernah terjadi di Afrika dan Timur Tengah yang dapat mengakibatkan peningkatan suhu udara secara besar dan bertahan lama. Namun, secara umum kondisi cuaca beberapa wilayah di Indonesia cenderung kering. Maka ada baiknya kita tetap mengantisipasi kondisi cuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh.

Chaerunnisa

About Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus
Lembaga Pers Mahasiswa Institut Pertanian Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*