Event Update

Penembakan Orang Utan dengan 100 Peluru Kembali Terjadi

Sumber: merdeka.com

Sumber: merdeka.com

Penembakan terhadap satwa primata kembali terjadi, sabtu (03/01) telah ditemukan Orang utan dengan lebih dari 100 peluru jenis senapan angin bersarang di badan dan kepala orang utan tersebut. Orang utan jantan yang diduga berumur 5-7 tahun tersebut ditemukan oleh warga di sebuah danau kecil di area Taman Nasional Kutai dalam kondisi yang mengenaskan, telapak kaki kiri orang utan tersebut hilang diduga karena ditebas benda tajam dan lidah yang bengkak. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada petugas balai Taman Nasional Kutai untuk ditindaklanjuti.

Setelah beberapa hari menjalani perawatan di Taman Nasional Kutai yang terletak di Bontang Kalimantan Timur, orang utan jantan tersebut tidak dapat bertahan hidup. “Kondisinya sampai senin (05/02) tidak bagus, selasa (06/02) dini hari pukul 01.55 WITA mati” kata manajer Perlindungan Habitat Centre for Orangutan Protection (COP), Ramadhani. Kepolisian resor Bontang bersama dengan tim kementrian lingkungan hidup dan kehutanan serta dokter hewan COP melakukan otopsi terhadap jasad orang utan jantan tersebut. “Tapi dari hasil rontgen kami meski belum dihitung total, sementara ada lebih dari 100 peluru senapan angin. Sekitar 74 peluru bersarang di kepala”Ujar Ramadhani.

Penembakan ini bukanlah yang pertama terjadi, diketahui bahwa penembakan orang utan dengan lebih dari 100 peluru jenis senapan angin juga terjadi pada tahun 2013 di Kalimantan Tengah terhadap orang utan bernama Aan.

 

Karina Rahmi

Editor : Tasya Chotimah

Sumber : nasional.tempo.co

About Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus
Lembaga Pers Mahasiswa Institut Pertanian Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*