Event Update

Cita Rasa Estetis Di Balik Dosen Genetik

Salah satu Guru Besar Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini mendapat kehormatan menjadi Adjunc Proffessor di University of New England (UNE), Armidale, Australia awal Agustus lalu. Dengan menerima gelar ini, Prof Ronny akan menjalankan tugasnya tersebut selama lima tahun ke depan dalam memberikan pengajaran ataupun kegiatan lainnya secara periodik meskipun tidak berstatus sebagai staf tetap.

(Foto oleh : Humas IPB)

Prof Ronny R Noor memainkan Gamelan Bali pada saat Pagelaran Seni dan Foto oleh : Humas IPB)

Sebelumnya, pada tahun 2016, universitas tempat Prof. Ronny menempuh program magister dan doktoral tersebut juga menganugerahkan Distinguished Alumni Award kepadanya. Prof Ronny, dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam membangun kerjasama penelitian antara Indonesia dan Australia selama menjadi Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di Australia empat tahun silam.
“Saya tidak mempunyai pengalaman di bidang diplomasi sebelumnya, namun karena kegiatannya berhubungan dengan pendidikan dan kebudayaan antara dua negara maka ini menjadi hal yang menarik bagi saya,”ujarnya.
Dosen Genetika Ekologi dan Pemuliaan Ternak yang masih aktif membimbing mahasiswa S1 hingga S3 ini ternyata memiliki kegemaran di bidang olahraga dan seni. Selama menempuh pendidikan sarjana di IPB ia aktif mengikuti kegiatan olahraga di luar kegiatan akademik seperti permainan bola voli dan basket.

“Meski sekarang sudah mengurangi kegiatan olahraga, semasa duduk di bangku sekolah dulu saya pernah menjadi atlet judo dan gulat,” tuturnya.

Di bidang seni Prof Ronny pun cakap dalam melukis berbagai objek seperti tumbuh-tumbuhan, pemandangan, hingga berbagai sketsa tokoh. Beberapa hasil karyanya dijadikan pajangan sebagai penambah estetis ruangannya di Gedung Fapet IPB. Saat mengemban tugas sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan pun ia aktif mengenalkan budaya Indonesia melalui Pagelaran Seni dan Budaya yang diselenggarakan rutin setiap tahunnya di Galeri Nasional Australia.

Tak berhenti di situ, dosen yang pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Peternakan dan Wakil Kepala Bidang Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat  (LPPM) IPB ini telah menghasilkan ratusan judul tulisan, baik dalam bentuk buku, karya ilmiah dan tulisan ilmiah populer lainnya.

Dalam karirnya Prof Ronny tercatat membantu mengembangkan sumberdaya manusia untuk  pelestarian sumber daya ternak di International Livestock Research Institute (ILRI) FAO.  Dalam waktu dekat ini Prof. Ronny akan menerbitkan sebuah buku yang berisi tentang persahabatan dua bangsa yakni antara Australia dan Indonesia.(PIT/Zul)

 

Kontributor : Humas IPB

About Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus
Lembaga Pers Mahasiswa Institut Pertanian Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*