Ukir Cinta Lingkungan Sejak Dini, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University Rangkul Siswa SDN 2 Mekarjaya Sulap Sampah Anorganik Menjadi Karya

​Desa Mekarjaya — Kepedulian terhadap lingkungan merupakan fondasi penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Berawal dari kesadaran akan pentingnya edukasi kelestarian alam di tingkat sekolah dasar, tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University menginisiasi program edukasi dan pemanfaatan sampah anorganik bersama siswa kelas IV SDN 2 Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka.

​Inisiatif ini dirancang dan dieksekusi secara langsung oleh tim KKNT Inovasi IPB University yang beranggotakan Yusuf Faqih, Asfahani Hauraa Mazayya Fachruroji, Selfi Armelia, Muhammad Rafli Wibowo, Anjelly Cantika Putriku Makmur, Maryani Juita Putry, dan Muhammad Auzan Hawali. Penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai pemilahan jenis sampah, mengenalkan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R), serta mengasah kreativitas siswa melalui praktik langsung mengolah limbah plastik.

Menandai dimulainya aksi nyata ini, tim KKNT Inovasi IPB University merangkul 20 siswa kelas IV SDN 2 Mekarjaya pada Jumat, 17 Juli 2026 pukul 08.00 WIB. Setelah melakukan koordinasi awal bersama pihak sekolah dan guru kelas, tim mahasiswa membuka sesi dengan penyampaian materi secara lisan. Agar suasana belajar terasa lebih dekat dan santai, para mahasiswa tidak memakai presentasi PowerPoint, melainkan menyajikan lembar bergambar berisi ilustrasi sampah organik dan anorganik. Melalui media visual ini, siswa diajak mengenali dan mengelompokkan jenis-jenis sampah dengan lebih mudah.

Tim KKNT IPB University bersama siswa kelas IV SDN 2 Mekarjaya melakukan sesi foto bersama

​Meskipun pada mulanya beberapa siswa terlihat masih canggung untuk berpartisipasi, tim mahasiswa berhasil mencairkan suasana dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan pemantik yang interaktif serta menyiapkan hadiah kecil sebagai pemacu semangat. Pendekatan ini terbukti efektif membakar antusiasme seluruh peserta di dalam kelas. Berbekal pemahaman yang telah diserap selama sesi materi, para siswa kemudian diajak melangkah ke tahap praktik pemanfaatan sampah anorganik, dengan fokus utama mengolah limbah botol plastik bekas.

​Proses kreasi pun berlangsung dengan penuh keceriaan. Di bawah pendampingan intensif dari tim mahasiswa, seluruh siswa diajak menyulap bahan bekas tersebut menjadi karya konkret berupa celengan yang menarik, berwarna-warni, dan bermanfaat. Sebanyak 20 karya celengan unik berhasil diselesaikan dan dipamerkan bersama oleh para peserta di akhir sesi. Melalui praktik ini, siswa tidak hanya belajar cara mengolah limbah plastik agar tidak mencemari lingkungan, tetapi juga mendapatkan nilai edukasi finansial untuk menyukai kegiatan menabung sejak dini dari hasil kreasi tangan mereka sendiri.

Meski sempat berhadapan dengan kendala keterbatasan waktu dan jadwal (timeline) sehingga program baru dapat direalisasikan untuk siswa kelas IV dan belum mencakup seluruh tingkatan kelas di SDN 2 Mekarjaya, kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan. Perubahan pemahaman terlihat jelas ketika para siswa kini mampu membedakan sampah organik dan anorganik dengan tepat. Respons gembira juga terpancar dari para siswa yang merasa bangga dapat membuat celengan sendiri untuk dipakai menabung di rumah.

Melalui kegiatan ini, tim KKNT Inovasi IPB University berharap pengetahuan dan kesadaran lingkungan para siswa dapat terus berkembang secara berkelanjutan. Ke depannya, para siswa diharapkan terbiasa memilih dan memilah sampah secara mandiri, membatasi penggunaan plastik sekali pakai, serta semakin kreatif dalam menerapkan prinsip 3R demi menjaga kelestarian lingkungan di sekitar mereka.

***

Reporter: Rika Nur Amanah

Editor: Neng Apap Apiani

Redaksi Koran Kampus

Lembaga Pers Mahasiswa
Institut Pertanian Bogor

Tambahkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.