Bantuan Kuota Internet Kemendikbud Mulai Turun, Tidak Ada Lagi Bantuan dari IPB

Mulai turunnya bantuan kuota internet gratis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud) menandakan bahwa bantuan kuota internet dari IPB akan dihentikan. Terhitung sejak kemarin (22/9), sebagian mahasiswa perguruan tinggi di seluruh Indonesia sudah mulai menerima kuota internet gratis tahap I dari Kemendikbud.

Ketika awal September 2020, informasi mengenai bantuan kuota internet gratis dari Kemendikbud belum jelas sedangkan perkuliahan di IPB sudah harus terlaksana. Oleh karenanya, IPB memberikan bantuan perkuliahan daring kepada mahasiswanya melalui kuota internet pada tiga provider yang bekerjasama dengan IPB.

“Bantuan dari Kemendikbud baru dikirim hari ini. Jika kuota Kemendikbud sudah bisa diterima oleh KM IPB, tidak ada lagi subsidi kuota dari IPB,” tutur Wahyudi Fauzi Tanjung selaku Menteri Kebijakan Kampus BEM KM pada acara Kajian Seputar Kampus (KasKus BEM KM) Selasa malam (22/9).

Mengutip salah satu postingan akun instagram @ditjen.dikti tanggal 1 September lalu, perguruan tinggi diminta untuk mengalihkan bantuan serupa yang sudah dilakukan agar tidak terjadi duplikasi bantuan. Jadi, IPB tidak dibolehkan lagi memberi bantuan perkuliahan daring seperti yang sudah dilakukan sebelumnya.

Terdapat perbedaan antara bantuan yang diberikan dari Kemendikbud dengan IPB. Salah satunya yaitu mengenai pembagian kuota. IPB memberikan 50 GB berupa kuota internet all net yang bisa digunakan untuk mengakses semua platform dan laman. Sementara itu, Kemendikbud juga memberi 50 GB kuota internet tetapi hanya 5 GB all net dan sisanya merupakan kuota belajar yang aksesnya terbatas.

Ilustrator: Errizqi Dwi Cahyo
Editor: Yuniar Galuh Nur Fatiha

Ikfanny Alfi M. S.

3 Komentar

Leave a Reply to Redaksi Koran Kampus Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  • Hahaah, saya pribadi kurang setuju dikarenakan ada beberapa mata kuliah yang sistem mengajar nya melalui yt. Nanti 5gb itu bakalan habis dong, dan takutnya 45gb itu tidak terpakai semua alis mubazir apalagi untuk yang tingkat akhir yang sedikit mata kuliah nya

  • Ga setuju bgt. Emangnya bisa nyari referensi di platform conference kaya zoom, webex? Yang namanya kuliah materi pembelajaran itu ngalor ngidul, kemana aja dicari, klo kuota 5gb mah 3 hr jg udah abis.