“Apa yang kamu makan hari ini?” pertanyaan sederhana ini yang kemudian menjadi awal dari perjalanan anak-anak di Desa Pulogading, Kec. Bulakamba, Kab. Brebes untuk mengenal makanan yang beragam dan bergizi melalui GEMARI (Gemar Memilih Makanan Beragam dan Bergizi). Program edukasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKNT IPB 2026 ini mengajak anak-anak mengenal gizi seimbang dengan cara yang lebih menyenangkan dan dekat dengan keseharian mereka.
GEMARI merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus membangun kebiasaan anak dalam memilih makanan sehari-hari. Materi yang diberikan tidak hanya membahas makanan bergizi, tetapi juga mengajak anak memahami mengapa tubuh membutuhkan makanan yang beragam. Anak-anak dikenalkan dengan berbagai zat gizi seperti karbohidrat sebagai sumber tenaga, protein untuk membantu pertumbuha tubuh, vitamin dan mineral untuk menjaga fungsi tubuh, serat untuk membantu sistem pencernaan, serta air untuk menjaga hidrasi tubuh.
Kegiatan GEMARI dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Pada 16 Juli 2026, edukasi diberikan kepada siswa kelas 3 SDN 1 Pulogading. Kegiatan kemudian dilanjutkan pada 4 Agustus 2026 dengan sasaran siswa kelas 6 MI Al-Hidayah Pulogading. Perbedaan jenjang kelas tidak menjadi hambatan dalam penyampaian materi karena kegiatan disesuaikan dengan karakteristik anak dan dikemas secara interaktif menggunakan berbagai gambar serta contoh makanan yang familiar bagi mereka.
Salah satu materi utama dalam GEMARI adalah prinsip Isi Piringku. Anak-anak dikenalkan dengan pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam dan memperhatikan keseimbangan porsi dalam satu kali makan. Materi juga mencakup pengenalan kelompok makanan beserta perannya bagi tubuh, sehingga anak dapat memahami bahwa setiap jenis makanan memiliki manfaat yang berbeda.
Selain itu, anak-anak diajak mengenali kebiasaan makan yang baik dalam kehidupan sehari-hari, seperti membiasakan sarapan, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, memilih camilan yang lebih sehat, serta mengonsumsi sayur dan buah. Edukasi juga membahas pentingnya lebih bijak dalam memilih jajanan dan membatasi konsumsi makanan yang kurang sehat. Dengan demikian, materi GEMARI tidak hanya mengenalkan konsep gizi seimbang, tetapi juga menghubungkannya dengan pilihan makanan yang sehari-hari ditemui oleh anak.
Hal yang tidak kalah menarik dalam GEMARI adalah pembahasan mengenai kebiasaan jajan. Anak-anak dikenalkan bahwa jajan tetap diperbolehkan, tetapi perlu dilakukan dengan lebih bijak dalam memilih. Mereka diajak mengenali pilihan jajanan yang lebih sehat serta memahami jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dibatasi. Dengan begitu, edukasi tidak hanya berfokus pada larangan, tetapi juga membantu anak memahami cara membuat pilihan yang lebih baik ketika membeli jajanan sehari-hari.
Setelah materi selesai disampaikan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan fun games berupa kuis seputar materi GEMARI. Pertanyaan yang diberikan menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengingat kembali apa yang telah mereka pelajari, mulai dari mengenali kelompok makanan hingga menentukan pilihan makanan dan jajanan yang lebih sehat. Kegiatan ini sekaligus menjadi cara untuk melihat sejauh mana pemahaman anak terhadap materi yang telah diberikan.
Melalui GEMARI, edukasi gizi tidak hanya mengajak anak mengetahui mana makanan yang bergizi, tetapi juga menghubungkan pengetahuan tersebut dengan pilihan yang mereka temui setiap hari. Mulai dari menentukan isi piring, memilih sayur dan buah, membiasakan sarapan dan minum air putih, hingga memilih jajanan, semuanya menjadi bagian dari kebiasaan sederhana yang dapat mulai diterapkan sejak usia sekolah.
Pada akhirnya, GEMARI menjadi langkah kecil untuk mengenalkan bahwa makan bergizi tidak harus sulit. Dengan mengenali makanan yang beragam, memahami porsi dalam Isi Piringku, dan lebih cermat memilih jajanan, anak-anak dapat mulai membangun kebiasaan makan yang lebih baik.
***
Reporter: Agusta Aura Ekifara
Editor: Neng Apap Apiani





Tambahkan Komentar