KERTAEKRAF: Peningkatan Strategi Pemasaran Digital UMKM Lokal Desa Kertajati oleh Mahasiswa KKNT IPB

MAJALENGKA, Agustus 2026 – Kemasan produk yang menarik dan pemanfaatan pemasaran digital menjadi tantangan yang masih dihadapi sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Kertajati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University menghadirkan program KERTAEKRAF (Kertajati Economy Kreatif for UMKM Empowerment) untuk mendorong UMKM lokal meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar.

Program ini dijalankan bersama Koperasi PKK Desa Kertajati dan sejumlah pelaku UMKM yang memproduksi berbagai olahan pangan lokal. Berdasarkan hasil observasi mahasiswa, para pelaku usaha telah memiliki produk yang berpotensi untuk dikembangkan, namun masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari desain kemasan, identitas merek, promosi, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran. Sementara itu, koperasi yang menjadi  wadah pemasaran produk lokal dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.

Pendampingan KERTAEKRAF diawali dengan asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan dan kondisi masing-masing UMKM. Hasil asesmen ini nantinya menjadi pondasi bagi mahasiswa dalam mendampingi para pelaku usaha mengembangkan identitas produk, mulai dari pembuatan logo, label, desain kemasan, hingga media promosi yang lebih menarik dan informatif, agar produk mereka lebih kompetitif di pasaran.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan dalam program ini adalah merancang desain kemasan dan label branding bagi produk UMKM. Mahasiswa membantu membuat elemen visual yang disesuaikan dengan karakter masing-masing produk, mulai dari logo, label, informasi produk, hingga tampilan kemasan. Upaya tersebut bertujuan agar produk lokal tidak hanya memiliki kualitas yang baik, tetapi juga memiliki identitas yang lebih jelas dan menarik bagi konsumen.

Selain pengembangan produk, mahasiswa KKNT IPB juga mendampingi pelaku UMKM dan pengurus koperasi dalam memanfaatkan teknologi digital. Pendampingan ini bertujuan agar pemasaran produk tidak lagi hanya mengandalkan pemasaran konvensional atau penjualan langsung di sekitar wilayah desa, tetapi bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Kegiatan ini mencakup pembuatan akun toko online (marketplace) untuk koperasi, pengenalan cara mengelola marketplace, hingga pengenalan strategi pemasaran melalui media sosial.

Selama proses pendampingan, antusiasme pelaku UMKM dan pengurus koperasi terlihat cukup tinggi. Diskusi berlangsung mulai dari pemilihan identitas produk, pembuatan label dan kemasan, strategi promosi, hingga peluang pemasaran melalui media digital. Interaksi tersebut menjadi bagian penting agar pendampingan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi nyata masing-masing pelaku usaha. 

“Alhamdulillah kedatangan dan adanya rekan-rekan KKNT IPB sangat membantu dalam kegiatan kerja yang meliputi tupoksi PKK, khususnya pokja 2 dalam mengembangkan koperasi serta pengemasan dan penjualan nya,” ujar Neng, anggota PKK Desa Kertajati. Ia juga memberikan pesan kepada mahasiswa agar tetap mengembangkan kemampuan, memperbanyak literasi, serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat agar kegiatan yang dilakukan dapat memberikan manfaat dan hasil yang baik.

Selain mendampingi dan membantu mengembangkan UMKM, kehadiran program ini juga mendorong Koperasi PKK Desa Kertajati untuk berperan sebagai pusat pemasaran produk lokal. Produk-produk UMKM yang telah diberdayakan dapat dihimpun dan dipasarkan secara bersama melalui koperasi, sehingga proses promosi dan distribusinya menjadi lebih terorganisir. Langkah ini sekaligus membuka peluang bagi koperasi untuk menjadi penghubung antara pelaku UMKM dan pasar yang lebih luas. 

Program KERTAEKRAF menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKNT IPB dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Meningkatnya kapasitas UMKM dan optimalnya peran koperasi, Desa Kertajati diharapkan mampu menghasilkan produk-produk unggulan yang lebih berdaya saing serta memberi dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

***

Reporter: Mutia Khafid

Editor: Neng Apap Apiani

Redaksi Koran Kampus

Lembaga Pers Mahasiswa
Institut Pertanian Bogor

Tambahkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.