Graha Widya Wisuda (GWW) IPB University, Kampus Dramaga, Bogor, resmi menjadi tuan rumah Kejuaraan Pencak Silat Nasional “IPB Championship 2026” yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 29–31 Mei 2026. Kejuaraan yang mengusung tema “Harness Strength, Preserve Culture, and Fight Beyond Limits” ini diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Merpati Putih IPB University dengan menggandeng Red Eagle Management sebagai event organization.
IPB Championship 2026 digelar sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembinaan prestasi pencak silat di Indonesia. Kejuaraan ini sukses menarik hingga 1600 pendaftar dari berbagai wilayah. “Untuk provinsi yang mengikuti ini ada sekitar 10-12 provinsi, dan kontingen yang paling jauh dari Pulau Sumatra dan Kalimantan,” jelas Ahmad Wildan, salah seorang panitia IPB Championship 2026 ketika diwawancara sesaat sebelum pembukaan.
Melihat tingginya antusiasme peserta, ia juga menegaskan bahwa kenyamanan dan keselamatan atlet menjadi prioritas utama panitia. “Yang pertama pastinya kenyamanan atlet, dan bagaimana kita bisa memberikan fasilitas terbaik agar mereka merasa nyaman selama di IPB,” tambahnya. Sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan peserta, panitia mengasuransikan seluruh peserta melalui BPJS Ketenagakerjaan. Panitia juga menyediakan tim medis siaga, ambulans, serta obat-obatan pertolongan pertama di arena pertandingan.
Pembukaan acara berlangsung meriah pada Jumat, 29 Mei 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan seni nusantara berupa tari tradisional dan pencak silat untuk menyambut tamu dan peserta yang hadir. Sejumlah tokoh penting turut menghadiri acara, antara lain Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Prof. Deni Noviana, perwakilan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Ketua Umum Perguruan Merpati Putih, Kapolsek Dramaga, serta Ketua IPSI Kabupaten Bogor.

Ketua Pelaksana IPB Championship 2026, Gailan Ash’hap Alparobi, membuka sesi sambutan dengan ungkapan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas terselenggaranya acara tersebut. Dalam sambutannya, Ia mengungkapkan bahwa pencak silat lebih dari beradu kekuatan fisik, melainkan budaya bangsa yang harus dilestarikan. Pandangan serupa disampaikan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Deni Noviana. “Pencak silat bukan sekadar olahraga pertandingan, melainkan warisan budaya leluhur bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai disiplin, pembentukan karakter, dan persaudaraan.” Ia turut menegaskan bahwa IPB University berkomitmen untuk terus membangun citra sebagai institusi yang tidak hanya kokoh dalam bidang sains dan inovasi, tetapi juga garda terdepan dalam mendukung atlet berprestasi serta pelestarian budaya bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Deni Noviana juga mengumumkan pemberian Golden Ticket kepada juara terpilih pada kategori prestasi remaja. Golden Ticket merupakan jalur penerimaan masuk IPB University tanpa tes. Selain itu, para pemenang akan memperoleh medali, sertifikat, dan uang pembinaan. Panitia juga menyediakan sejumlah penghargaan lain, di antaranya Piala Bergilir, Pelatih Terfavorit, dan Pesilat Terbaik.

Kejuaraan IPB Championship 2026 sendiri terbuka untuk berbagai jenjang usia, mulai dari Usia Dini (SD), Pra Remaja (SMP), Remaja (SMA), hingga Dewasa (Mahasiswa dan Umum). Terdapat dua kategori utama yang dipertandingkan, yaitu Tanding (untuk Pemula dan Prestasi) serta Jurus (dengan kategori Tunggal, Ganda, Regu, dan Tunggal Bebas). Guna menjaga objektivitas, seluruh laga mengacu pada Peraturan Pertandingan Pencak Silat Nasional Tahun 2025 (PPPSN 2025), dengan pembagian lawan tanding dilakukan secara otomatis oleh sistem digital scoring yang disediakan PT. Digital Pencak Silat.
Di tengah ketatnya persaingan dan perebutan juara, IPB Championship 2026 tetap mengedepankan nilai budaya dan persaudaraan yang terkandung dalam pencak silat. Hal tersebut ditegaskan kembali oleh Gailan Ash’hap Alparobi dalam pesan penutupnya kepada para atlet. “Kekalahan memang selalu ada, tetapi kehormatan dan jiwa besar adalah kemenangan yang sesungguhnya,” ujar Gailan. “Semoga IPB Championship 2026 ini bukan hanya melahirkan juara, tetapi juga mempererat persaudaraan pesilat se-Indonesia.”
***
Reporter: Athena Lovelyta Jasmine
Editor: Neng Apap Apiani
Fotografer: Raflie Ghaisan D




Tambahkan Komentar