Travinesia, Solusi Tepat Untuk Traveler

Fotografer: Adelia Ashadi

Performa industri pariwisata indonesia kian menanjak. Pada tahun 2016, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 264,34 juta kali pertahunnya. Melihat kesempatan emas yang ada, delapan mahasiswa alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) menginisiasi sebuah e-marketplace wisata di Indonesia, yaitu Travinesia.

Pertama kali didirikan pada 12 Oktober 2017, Travinesia merupakan start-updi Indonesia yang menyediakan wadah jual beli paket wisata antara wisatawan dan agen-agen perjalanan wisata.Dalam acara Soft Launching of Travinesia.com (24/01), bertempat di Tepi Danau Cafe and Resto, Ghulam Halim selaku Chief Executive Officer (CEO) Travinesia mengatakan bahwa lahirnya Travinesia diharapkan dapat menjawab beberapa permasalahan dalam bidang pariwisata.

“Pertama sulitnya mencari agen travel(AT)yang terpercaya dan berkualitas. Kedua, sulitnya mencari AT yang melayani trip di destinasi wisata yang belum populer. Ketiga, banyaknya peristiwa penipuan yang dilakukan AT kepada wisatawan. Keempat, sulitnya melakukan komparasi harga dan fasilitas paket wisata bagi wisatawan. Kelima, sulitnya AT memasarkan paket wisata yang dimilikinya,” tutur Ghulam.

Dalam menjawab beberapa permasalahan yang ada, menjadikan Travinesia memiliki beberapa keunggulan, yaitu melayani jasa wisataterbuka dan pribadi, transaksi aman dan terpercaya, serta menggaet agen-agen travel terpercaya di Indonesia.

“Transaksi akan terjamin karena Travinesia memiliki alur pembayaran yang dapat menanggulangi masalah penipuan. Uang yang dibayarkan oleh wisatawan akan terlebih dahulu disimpan oleh pihak Travinesia. Travinesia akan menjamin keamanan uang tersebut sampai saat wisatawan bertemu dengan AT. Uang pembayaran akan dikirimkan kepada agen ketika wisatawan sudah mengonfirmasi pertemuannya dengan AT. Selepas itu, barulah uang pembayaran dapat dicairkan oleh pihak AT,” jelas Ghulam.

Sampai saat ini terdapat delapan kategori perjalanan yang disediakan antara lain beach, city tour, culture, halal, mountain, adventure, honeymoon, dan sailing.

Fotografer: Adelia Ashadi

“Travinesia juga bertujuan untuk memudahkan dan membantu para AT dalam memasarkan paket wisatanya. Travinesia diciptakanuntukAT di Indonesia, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)agar dapat berkembang bersama, berkarya serta berkontribusi untuk perkembangan pariwisata di Indonesia,”ujar HaraldiIkhsanselakuProduct Manager Travinesia. Selain itu, Haraldi juga menyampaikan bahwa dalam pemilihan AT, Travinesia melakukan validasi agar dapat meyakinkan para client dan mendapatkan AT terbaikdi Indonesia.

Travinesia dapat diakses melalui dua platform yakni, travinesia.com selaku web dekstop serta m.travinesia.com selaku mobile web. “Dalam waktu dekat, sekitar pertengahan tahun. Kami akan merilis aplikasi Travinesia yang dapat di download melaluiGoogle Playstore dan Apps Store,”tambah Ghulam.

Dalam acara tersebut turut hadir Shahlan Rasyadi, S.E., M.M selaku Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor, Ir. Muzakkir selaku Sekjen DPP Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Aptiknas), Khozin Asrori selaku Sekjen DPC ASITA Kota Bogor, Ir. Meuthia Rachmaniah, M.Sc selaku akadmeisi Ilmu Komputer IPB, serta Iyep Komala, S.Pt, M.Si selaku akademisi dan Sekjen DPP Himpunan Alumni Peternakan (Hunter).

Karina Rahmi
Editor: Aditya Mukti

Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus

Lembaga Pers Mahasiswa
Institut Pertanian Bogor

Tambahkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.