Perubahan Nomenklatur PPKU Menjadi PKU: Apakah Ada Perbedaan dan Dampaknya?

Ormawa PKU IPB melalui postingan Instagram @ormawappkuipb, di bawah naungan Badan Eksekutif Ormawa PKU IPB, mengumumkan bahwa PPKU telah mengalami perubahan nomenklatur menjadi PKU. Perubahan ini disahkan pada Sidang Istimewa III Ormawa PKU IPB pada tanggal 18 April 2021.

Perubahan ini mengacu pada Peraturan Majelis Wali Amanat Nomor 06/MWA-IPB/P/2020
tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Institut Pertanian Bogor Bagian Kelima Pasal 66-70. Hal ini memunculkan berbagai pertanyaan baru terkait perubahan nomenklatur yang pernah terjadi juga pada beberapa tahun silam, yakni perubahan dari TPB menjadi PPKU hingga saat ini berubah menjadi PKU.

Berdasarkan keterangan dari pihak Eksekutif Ormawa PKU IPB, yang diwakili oleh Daffa Arkan Naufal sebagai ketua, “Untuk saat ini, perubahan nomenklatur PPKU menjadi PKU hanya berupa penyesuaian nama saja, yang awalnya Program Pendidikan Kompetensi Umum menjadi sebuah naungan yang bernama Direktorat Pendidikan Kompetensi Umum. Oleh karena itu, mahasiswa yang sebelumnya biasa disebut mahasiswa PPKU, sekarang menjadi mahasiswa PKU,” jelasnya, Sabtu (8/5).

Hal tersebut juga didukung oleh pernyataan M. Didan Nazli Ramadhan, Ketua Legislatif Ormawa PKU IPB pada Sabtu (8/5). “Kami baru mengubah pada organisasi mahasiswa saja, belum mengubah ke seluruh PPKU. Karena itu masih di luar jangkauan kami. Untuk mencapai itu, kami harus berdiskusi lebih lanjut dengan pihak Direktur. Jadi, segala kegiatan mahasiswa yang bernama PPKU diubah jadi PKU,” tegasnya.

Pihaknya juga menyebutkan arti nomenklatur, yakni sebagai penamaan yang dipakai dalam bidang tertentu atau biasa disebut sebagai tata nama yang menggambarkan secara singkat mengenai kedudukan, tugas pokok, dan fungsi unit atau jabatan sebuah organisasi. Mereka juga menjelaskan bahwa antara TPB, PPKU, dan PKU itu sebenarnya sama saja dan hanya perubahan penamaan biasa, tidak ada perbedaan yang lebih jauh.

Sidang yang berlangsung pada tanggal 18 April 2021 ini juga dihadiri oleh beberapa pihak terkait. Pemegang dan penyelenggara sidang ialah Legislatif Ormawa PKU, lalu dihadiri oleh Eksekutif Ormawa PKU dan steering committee yang diwakili oleh SR (Senior Resident) sebagai saksi, serta diketahui oleh Bapak Dr. Zaenal Abidin, MAgr. sebagai Asisten Direktur lama dan Ibu Suratni, S.E., M.M. sebagai Asisten Direktur yang baru.

Pada akhir pembicaraan, Daffa dan Didan mengungkapkan bahwa perubahan ini memang berdampak pada sistem administrasi. Hal itu disebabkan masih adanya miss communication mengenai administrasi antara pihak Ormawa dengan Direktorat PKU terkait penamaan yang sebenarnya. Untuk selebihnya, dampak yang dirasa dari perubahan ini tidak terlalu signifikan. “Penyebaran ini juga masih kami lakukan secara bertahap,” ujar Didan.

Reporter: Eva Dwi Arsyta, Juliawati, dan Lutfia Sittaturrahmah
Sumber gambar: Instagram Ormawa PKU IPB
Editor: Ikfanny Alfi Muhibbah Shalihah

Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus

Lembaga Pers Mahasiswa
Institut Pertanian Bogor

Tambahkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.