Bogor (12/08/2026) – dilaksanakan selama tiga hari, akhirnya Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru Sekolah Vokasi (MPKMB SV) IPB selesai. Suasana antusias mahasiswa mewarnai rangkaian kegiatan yang menghadirkan Talkshow Etika Digital bersama Chandra Liow serta Pemaparan Persiapan Karier bersama Puji, S.P., M.MA. Tidak hanya menghadirkan materi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi, bertukar pandangan, dan memperoleh pengalaman baru yang relevan dengan kehidupan perkuliahan maupun dunia profesional.
Talkshow Etika Digital menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian mahasiswa. Chandra Liow mengajak peserta untuk melihat media sosial tidak hanya sebagai ruang untuk mengikuti tren, tetapi juga sebagai tempat membangun identitas dan menunjukkan kemampuan diri. Pembahasan mengenai personal branding, konsistensi berkarya, hingga fenomena For You Page (FYP) disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan keseharian mahasiswa. “Terkadang kita harus mundur dua langkah kecil ke belakang untuk ambil satu langkah besar ke depan.” Ujarnya. Sesi Chandra Liow diakhiri dengan pembuatan video “Gapapa PD, yang penting IPB” yang disambut dengan nyala semangat para mahasiswa baru.

Kedatangan Chandra Liow tentu membuat antusiasme para mahasiswa baru melonjak. Melihat hal ini, Felicia Zenith Naoly Siahaan memberikan tanggapan. Sebagai Korum MPKMB 63 SV IPB sekaligus perempuan pertama yang menjabat sebagai Koordinator Umum MPKMB SV IPB, Felicia turut memberikan pandangannya mengenai pelaksanaan kegiatan dan respons mahasiswa yang hadir. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman sekaligus memperluas wawasan di luar pembelajaran akademik. “Pesan dari aku kalian harus semangat terus, dijaga semangatnya sampai kalian nanti masuk kuliah,” tuturnya.
Hari terakhir tak hanya ditutup dengan sesi “nyala” bersama Chandra Liow, kehadiran Gubernur Jawa Barat, KDM (Kang Dedi Mulyadi) turut menggugah nyala semangat mahasiswa baru. KDM berpesan, “Indonesia harus menuju negara yang berenergi hijau, baru, dan terbarukan. Masyarakat harus dididik untuk mengelola energi di lingkungannya sendiri.”
Lebih dari sekadar menghadirkan narasumber dan menyampaikan materi, rangkaian kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi secara langsung, baik dengan narasumber maupun dengan mahasiswa lainnya. Suasana yang terbentuk selama acara memperlihatkan adanya rasa ingin tahu mahasiswa terhadap topik yang dekat dengan kehidupan mereka, mulai dari bagaimana membawa diri di media sosial hingga bagaimana mempersiapkan langkah setelah menyelesaikan perkuliahan
Dengan berlangsungnya rangkaian kegiatan tersebut, suasana acara tidak berhenti pada penyampaian materi semata. Interaksi yang terbangun antara narasumber dan mahasiswa menjadi bagian dari pengalaman yang dapat dibawa pulang oleh peserta MPKMB 63 SV IPB menjadi salah satu momentum bagi mahasiswa baru untuk tidak hanya menikmati kemeriahan acara, tetapi juga membawa pulang berbagai perspektif baru.
MPKMB 63 SV IPB ditutup dengan penampilan dua artis nasional dan dua band lokal Vokasi IPB. Penampilan The Overtunes dan Jazz membuat serangkaian acara yang dilakukan selama tiga hari begitu berkesan. Lonjakan semangat mewarnai penutupan rangkaian kegiatan penyambutan mahasiswa baru ini. Saat The Overtunes dan Jazz melakukan aksi “nyala” di panggung, terlihat hampir seluruh mahasiswa baru bersukaria dengan berdiri, berjingkrak, dan berteriak seiring beberapa lagu yang dimainkan. Tak henti di situ, acara benar-benar resmi selesai setelah penampilan meriah The Blueway dan Asimetri menjadi penutup pada hari itu.
***
Reporter: Desta Fauziah, Agusta Aura Ekifara
Editor: Asni Kayla Azzahra




Tambahkan Komentar