TEBUNGKUS: Food Wrap dari Kain Perca Sebagai Solusi Sampah Plastik Karya Tim PKM-K IPB

Berawal dari keresahan sampah plastik akibat maraknya penggunaan kemasan plastik, Tim PKM-K IPB University menciptakan produk “TEBUNGKUS”, food wrap dari kain perca berlapis lilin tebu. Tim TEBUNGKUS terdiri dari Tri Puspita Ningrum (CEO), Narifa Anida Lazari (CTO), Zahra Nabila (CMO), Irhamna Arya (CFO), dan Jasmine Zahratunnisa Sebayang (CPO).

(Tim TEBUNGKUS mendirikan stand pada acara Business Matching di IPB International Convention Center, Botani Square Mall)
Sumber: Dokumentasi Oleh Muhammad Surya Wahyuda

Ide pembuatan produk bermula dari permasalahan sampah plastik dan sisa makanan. Plastik saat ini menjadi sangat umum dan banyak digunakan sebagai pengemas, tas, serta berbagai keperluan pembungkus bahan pangan. Selain sampah plastik, limbah kain perca juga sulit terurai dan jumlahnya terus meningkat karena kurangnya penerapan 3R (Reuse, Reduce, Recycle). Oleh karena itu, TEBUNGKUS hadir berinovasi menggantikan plastic food wrap menggunakan kain perca berbahan dasar katun yang dilapisi lilin tebu. Ampas tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) diolah menjadi sari tebu kemudian ditambah dengan wax sehingga menjadi perekat kain. Produk TEBUNGKUS ditujukan kepada ibu rumah tangga, penjual buah, pengusaha jus, catering, toko kue, dan toko penyedia eco friendly.

“Aku impressed dengan produk TEBUNGKUS. Kita bisa beralih dari plastik ke kemasan yang lebih ramah lingkungan.” tutur salah satu pengguna produk TEBUNGKUS. Saat ini, TEBUNGKUS sudah tersedia di Shopee dan dipasarkan di berbagai platform, di antaranya Instagram, Tiktok, berkolaborasi dengan content creator, membuka stand pameran, ⁠bekerja sama dengan mitra, sosialisasi ke sekolah-sekolah, ⁠media partner, dan promosi secara door to door.

(Tim TEBUNGKUS melakukan latihan presentasi PKP2 bersama dosen reviewer IPB)
Sumber: Dokumentasi oleh Adel

Menurut tim, kendala yang dihadapi selama pembuatan produk di antaranya kesulitan mencari tempat produksi karena keterbatasan persyaratan dan ketidaksesuaian jadwal. Pada akhirnya, TEBUNGKUS diproduksi di Laboratorium CB Olah, Sekolah Vokasi IPB University. Harapannya, semoga produk TEBUNGKUS kedepannya lebih dikenal masyarakat sehingga bisa mengurangi penggunaan sampah plastik dan menambah value dari limbah kain perca.

***

Reporter: Farkha Tsania

Editor: Angga Yudha Maulana

Farkha Tsania

Tambahkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.