Sehubungan dengan pesan rektor IPB University mengenai respons terhadap COVID-19, jika merasa memiliki gangguan kesehatan yang mengarah pada gejala COVID-19, dihimbau untuk segera melakukan pemeriksaan ke Poliklinik IPB atau rumah sakit terdekat. Poliklinik IPB Dramaga membuka tes COVID-19 khususnya untuk civitas IPB dan keluarga, serta peserta BPJS dengan fakes Poliklinik IPB Dramaga. Tes COVID-19 tersebut terdiri dari rapid test antibodi, rapid test swab antigen, dan RT-PCR test.
“Dikatakan membludak tidak juga karena sejauh ini masih bisa tertangani dan sekarang di klinik sudah terbentuk tim COVID-19, InshaAllah semua lebih bisa teratasi. Memang 2 bulan terakhir yamg ingin melakukan test COVID-19 cukup banyak dikarenakan ada yang diperlukan untuk perjalanan, pekerjaan, dan yang lain sebagainya,” ucap Dr. Mimi menyampaikan keadaan di Poliklinik IPB Dramaga saat ini.
Pada tahun 2020, sebanyak 656 orang sudah melakukan pemeriksaan tes COVID-19 terhitung dari bulan Mei hingga Desember. Sebanyak 368 orang melakukan pemeriksaan PCR dengan hasil positif sebanyak 96 orang dan negatif sebanyak 261 orang, sisanya konklusi (tidak terdeteksi positif atau negatif).
Rapid test antibodi ialah ketika antibodi tersebut merespons dari reaksi imun untuk memusnahkan virus, sehingga didapatkan antibodi. Kemudian, antibodi tersebut yang akan terdeteksi saat pemeriksaan dilakukan. Antibodi ada dua, yakni IGM (Immunoglobulin M) dan IGG (Immunoglobulin G). Jika pada saat pemeriksaan terdapat antibodi IGM maka menunjukkan akut (baru terinfeksi), sedangkan jika yang terdapat antibodi IGG maka menunjukkan kronik (sudah pernah terinfeksi sebelumnya). Selain rapid test antibodi, ada juga rapid test antigen, yaitu virus yang terdeteksi karena antigen adalah zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Sedangkan, swab PCR adalah mendeteksi pola genetik dari virus tersebut, yakni DNA dan RNA. PEM (Protein Energy Malnutritio) ini yang direkomendasikan oleh WHO. PEM merupakan kondisi ketika asupan makanan tidak memiliki cukup makronutrien (karbohidrat, protein, dan lemak).
Namun dari ketiga tes COVID-19 tersebut untuk saat ini, yang paling banyak diminati adalah rapid test swab antigen. Karena rapid test swab antigen memang sensitifitasnya cukup tinggi terhadap antigen tersebut. Jika dilihat dari harga dan estimasi hari dari ketiga tes COVID-19 tersebut, rapid test swab antigen bukanlah yang termurah. Rapid test antibodi justru yang termurah dengan harga Rp135.000,- dan estimasi hasil selesai selama 2 jam, sedangkan rapid test swab antigen dengan harga Rp225.000,- dengan estimasi hasil selesai selama 1-2 jam.
Untuk rapid tes termahal adalah RT-PCR test dengan harga Rp810.000,- dan estimasi hasil selesai 1-2 hari. Berdasarkan harga dan estimasi hasil hari dari ketiga tes COVID-19 tersebut, jarang sekali para pasien yang mendaftarkan untuk RT-PCR test karena dari segi harga yang mahal dan waktu hasil selesai yang lama. Untuk harga, tidak diberlakukan bagi pemeriksaan dalam rangka tracing kontak erat terkonfirmasi positif COVID-19 dari lingkungan civitas IPB, untuk mahasiwa IPB, tenaga pendidik, dan kependidikan serta keluarga inti.
Jika ada yang ingin melakukan tes COVID-19 di Klinik IPB Dramaga, bisa mendaftar terlebih dahulu melalui nomor WhatsApp yang tertera di poster yakni, 08777-5692-881 minimal 1 hari sebelumnya dengan membawa KTP atau KK (bagi anak-anak) dan kartu berobat. Jadwal pelayanan mulai dari hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 sampai 11.00 WIB. Khusus untuk RT-PCR test, diharapkan sudah ada di lokasi sebelum pukul 10.30 WIB.
Sumber gambar: maps.google.com (diedit oleh: Gian Achmad Ramdani)
Editor: Ikfanny Alfi Muhibbah Shalihah




Berapa harga untuk tes antigen buat persyaratan utbk-sbmptn ipb?
Assalamualaikum ka saya mau booking swab antigennya
Mau tanya untuk antigen berapa harganya