Jadi Salah Satu Film Terlaris di Indonesia, Agak Laen 2024 Buat Penonton Tidak Berhenti Tertawa

Halo, Sobat Korpus! Kali ini, kita kembali dengan review film yang menjadi kesukaan dan sudah dinantikan oleh kalian semua. Film ini sukses menggaet banyak penonton dengan menyajikan hiburan dan canda tawa di tengah suasana politik yang pelik. Tidak salah lagi, film yang dimaksud berjudul Agak Laen.

Berawal dari podcast, keempat orang yakni Boris Bokir, Oki Rengga, Indra Jegel, dan Bene Dion tidak pernah menyangka bahwa mereka akan ditawari untuk bermain bahkan menjadi peran utama di sebuah film yang disutradarai oleh Muhadkly Acho. Ernest Prakasa menjadi produser film tersebut bersama rekannya, Dipa Andika. Film Agak Laen ini menjadi salah satu film garapan Rumah Produksi Imajinari yang juga telah menghasilkan film-film dengan kualitas terbaik, seperti Ngeri-Ngeri Sedap dan Jatuh Cinta Seperti di Film-Film. Setelah melalui proses yang panjang, Agak Laen resmi tayang perdana pada tanggal 1 Februari 2024 dan sampai saat ini masih tayang dan bisa dinikmati oleh Sobat Korpus di bioskop.

Agak Laen merupakan film dengan genre comedy, bercerita tentang empat sekawan penjaga rumah hantu yang memiliki mimpinya masing-masing dan berusaha mencari uang untuk mengubah nasib mereka menjadi lebih baik. Berbagai cara mereka lakukan untuk menyelamatkan rumah hantu dari kebangkrutan, salah satunya dengan melakukan renovasi. Namun, saat rumah hantu telah selesai direnovasi, mereka ditimpa sial karena usaha rumah hantu mereka malah memakan korban jiwa salah satu pengunjung. Tentu saja mereka panik dan ketakutan, rasa bersalah mulai menghantui mereka dan muncul pemikiran akan kemungkinan-kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi. Boris, Oki, Jegel, dan Bene tidak tahu harus berbuat apa terhadap korban sehingga langkah keliru yang mereka lakukan adalah mengubur korban di dalam rumah hantu. Siapa sangka, arwah korban malah gentayangan yang membuat usaha rumah hantu mereka menjadi seram dan menarik banyak pengunjung. Situasi mulai terasa janggal, sehingga polisi mulai menyelidiki kasus tersebut yang membuat keempat orang ini menjadi panik dan melakukan berbagai hal konyol untuk menutupi kejadian yang sebenarnya.

Film ini telah dinanti-nanti oleh banyak orang khususnya bagi Pasukan Bermarga, sebutan untuk penonton setia podcast yang diisi oleh Boris, Oki, Jegel, dan Bene. Hampir sebagian besar dari pemain film Agak Laen berlatar belakang seorang komedian, sehingga kualitas komedi yang disajikan terasa lebih natural dan mudah diterima oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya itu, penyajian warna yang menarik dari film ini juga sangat memukau dan memanjakan mata. Jalan cerita dari Agak Laen ini juga berbeda dan jarang ditemui sehingga semakin menarik hati orang-orang untuk menontonnya.

Penonton tentunya merasakan perasaan yang campur aduk saat menonton Agak Laen. Suasana rumah hantu yang seram dan mencekam membuat setiap orang akan merasa terkejut dan tegang saat menontonnya. Namun, penonton kembali dibuat tertawa dengan berbagai tingkah laku yang konyol dari pemain, khususnya empat sekawan penjaga rumah hantu tersebut. Tidak berhenti sampai di situ, film ini juga membawa rasa sedih hingga haru yang tertanam dalam setiap hati orang yang menonton. Walaupun Agak Laen merupakan film dengan genre comedy, namun tetap ada pesan moral yang dapat diambil. Film ini mengajarkan tentang perjuangan yang dilakukan untuk mengejar mimpi serta menyelesaikan masalah, namun tetap dibalut rasa haru yang ditunjukkan dalam adegan kasih sayang antara orang tua dan anak serta adanya jalinan persahabatan yang kuat.

Sampai saat ini, film Agak Laen menempati posisi film kedua yang paling laris di Indonesia dan telah mencapai angka 9 juta penonton. Agak Laen merupakan pilihan yang tepat bagi masyarakat Indonesia apabila ingin melepas penat atau sekadar mencari hiburan. Bagi Sobat Korpus yang mungkin masih belum menonton film ini, jangan sampai ketinggalan ya. Yuk, jelajahi rumah hantu yang menyeramkan tapi lucu ini bareng Boris, Oki, Jegel, dan Bene.

***

Reporter: Mutiara Rachmina Indriani, Farhan Ramadhan, Lidya Theosa, Putri Elsa, Syifa Shabreena

Editor: Nurmala Pratiwi

Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus

Lembaga Pers Mahasiswa
Institut Pertanian Bogor

Tambahkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.