Tips Sambut dan Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi

Sejak tahun lalu, suasana Idul Fitri berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sudah lebih dari satu tahun pandemi terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kondisi pandemi membuat hampir seluruh aktivitas berubah karena harus saling berjaga jarak. Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sudah mengubah banyak kebiasaan, mulai dari kebiasaan pada hari-hari biasa sampai momen pada hari istimewa seperti hari raya.

Ramadan tahun ini adalah ramadan kedua pada masa pandemi, kerinduan berkumpul dengan keluarga saat Idul Fitri pasti semakin terasa tahun ini. Keharusan menjaga protokol kesehatan dan larangan mudik membuat Idul Fitri 2021 harus dirayakan hanya bersama keluarga di rumah.
Memanfaatkan waktu istirahat sebentar dari kesibukan perkuliahan, berikut adalah tips menyambut dan merayakan Idul Fitri di tengah pandemi agar kita tidak kehilangan momen penuh kemenangan ini:

1. Prepare Lebaran Dengan Keluarga
Tidak menghabiskan waktu Ramadan di kost memberikan cukup waktu untuk mempersiapkan hari sukacita bersama dengan keluarga, mulai dari berbelanja pakaian di e-commerce, menyiapkan hidangan khas hari raya, mendekorasi rumah, dan mempersiapkan segalanya. Membeli perlengkapan secara online bisa menjadi solusi untuk merayakan Idul Fitri tanpa risiko tertular virus Covid-19.

2. Berbagi Dengan Tetangga
Ramadan bulan yang berkah. Manfaatkan momen untuk menebar kebaikan dengan tetangga yang tinggal di dekat rumah. Namun, selalu ingat untuk tetap menjaga kontak fisik untuk memutus rantai penyebaran virus.

3. Membayar Zakat Melalui Transaksi Online
Membayar zakat merupakan salah satu kewajiban seorang muslim, tetapi pertemuan langsung saat membayar zakat bisa saja menyebabkan penularan virus Covid-19. Transaksi online mungkin bisa dijadikan alternatif agar kewajiban membayar zakat dapat terpenuhi tanpa adanya risiko penularan virus Covid-19.

4. Tidak Mudik, Tetapi Melakukan Panggilan Video Dengan Keluarga Jauh
Satu lagi kegiatan yang sudah menjadi tradisi pada saat Idul Fitri, yaitu mudik untuk berkumpul dengan sanak keluarga yang jauh. Namun pada masa pendemi ini, mudik dilarang karena dapat menjadi jalan penularan virus. Untuk mengatasi kerinduan dengan sanak keluarga, maka dapat dilakukan panggilan video sehingga dapat tetap berbincang ataupun bercanda gurau.

5. Mengirim Hampers
Larangan mudik membuat manusia sulit untuk bertemu. Namun, kasih sayang dan rasa sukacita menyambut lebaran bisa tetap dikirimkan dengan hampers lebaran via jasa kurir pengiriman instan yang tetap beroperasi selama pandemi.

6. Tidak Berkumpul pada Malam Takbir
Biasanya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, malam takbir dijadikan waktu untuk berkumpul-kumpul dan bertakbir dengan teman. Hal tersebut mungkin menyenangkan untuk dilakukan, tetapi tidak tepat dilakukan di masa pandemi karena berkumpul dengan orang banyak dapat menjadi jalan penularan virus. Berkumpul mungkin bisa dilakukan dengan melakukan kegiatan menyenangkan bersama keluarga di rumah, ataupun melakukan panggilan video dengan teman atau keluarga.

7. Menerapkan 3M Ketika Salat Idul Fitri Berjamaah
Dalam bulan Ramadan, salat Idul Fitri menjadi salah satu momen yang dinantikan. Jika diperbolehkan dan memilih untuk mengikuti salat Idul Fitri secara berjamaah di masjid, maka harus menerapkan 3M dengan benar yaitu menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, dan memakai masker. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19. Namun jika tidak diperbolehkan atau memilih untuk tidak mengikuti salat Idul Fitri secara berjamaah di masjid, salat Idul Fitri juga dapat dilakukan secara berjamaah dengan keluarga di rumah atau bahkan secara munfarid (sendiri). Hal ini mungkin bisa menjadi solusi untuk tidak kehilangan pahala salat Idul Fitri, tetapi juga tidak meningkatkan risiko penularan virus.

8. Halal Bihalal dan Bagi THR Dengan Teknologi
Permasalahan jarak dapat diatasi dengan adanya teknologi. Halal Bihalal sebagai tradisi masyarakat Indonesia bisa tetap berlangsung dengan dijembatani adanya teknologi, seperti fitur video call pada banyak aplikasi komunikasi yang telah ada sekarang ini. Membagikan uang THR (Tunjangan Hari Raya) sebagai tradisi lanjutan dari Halal Bihalal juga tetap dapat berlangsung menggunakan e-money seperti Gopay, OVO, M-Banking, dan lain-lain. Jadi, THR tidak hanya dapat diberikan kepada keluarga dekat, tetapi juga dapat diberikan kepada keluarga yang berada di tempat jauh.

9. Atur THR
Salah satu tips untuk mengelola uang THR, yaitu dengan menggunakan untuk hal yang bermanfaat seperti memulai investasi, membeli perlengkapan kuliah untuk persiapan kuliah luring, ditabung untuk sewa kost di bulan September, dan lain-lain.

10. Bagikan Momen Lebaran di Akun Instagram
Momen istimewa tentu harus diabadikan karena hanya berlangsung satu kali. Banjiri Instagram dengan Eid Mubarak vibes juga bisa menjadi alternatif dalam merayakan lebaran tahun ini. Eid Mubarak vibes dapat dengan membuat kolase foto bersama adik-kakak, memotret hidangan yang dimasak dengan tangan sendiri, atau memotret outfit lebaran.

11. Tetap Jaga Kesehatan
Tips yang terakhir, baik yang tinggal di zona hijau maupun zona merah, tetap selalu jaga jarak meskipun dengan tetangga di seberang rumah sekalipun. Bertegur sapa itu perlu, tetapi 5M harus tetap dijaga. Jangan stress memikirkan tugas kuliah, selamat menikmati hari raya!

Itulah tips menyambut dan merayakan Idul Fitri pada masa pandemi. Semoga kebahagiaan dan kekhidmatan Idul Fitri tahun ini tidak hilang, walaupun masih dalam masa pandemi. Jangan lupa terus menerapkan protokol kesehatan agar pandemi bisa segera berakhir dan kita bisa berkumpul dengan bebas.

Reporter: Khadija Sakinah Kusumadila dan Khusnita Azizah
Sumber gambar: Dok. Pribadi (Diedit oleh: Khusnita Azizah)
Editor: Ikfanny Alfi Muhibbah Shalihah

Redaksi Koran Kampus

Redaksi Koran Kampus

Lembaga Pers Mahasiswa
Institut Pertanian Bogor

Tambahkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.