Desa Sukaluyu – Kelompok KKN-T IPB University Desa Sukaluyu menghadirkan inovasi berupa insinerator sebagai salah satu kontribusi nyata dalam mendukung pengelolaan sampah organik dan anorganik di Desa Sukaluyu. Program ini dilaksanakan sebagai respons atas permasalahan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan bagi masyarakat setempat.
Insinerator yang dirancang oleh mahasiswa KKN-T IPB ini difungsikan untuk membakar sampah, khususnya sampah anorganik kering yang sulit terurai, dengan sistem pembakaran yang lebih stabil, efisien, dan menghasilkan asap yang relatif minim. Untuk sampah organik, mahasiswa juga mengedukasi masyarakat agar melakukan pemilahan sehingga dapat diolah dan dimanfaatkan secara terpisah. Dengan demikian, program ini tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Program ini tidak hanya berfokus pada pembuatan alat, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang tepat dan berkelanjutan. Selain perancangan alat, mahasiswa KKN-T IPB turut melakukan sosialisasi dan demonstrasi langsung penggunaan insinerator kepada warga.

Peresmian insinerator ini dilaksanakan pada 24 Januari 2026 dan dihadiri oleh dosen pembimbing lapang, kepala dusun, ketua RT dan RW setempat, serta warga sekitar. Kegiatan ini tidak hanya menandai penggunaan resmi insinerator tetapi juga menjadi momen edukasi bagi masyarakat mengenai pengelolaan sampah.
Oji, kepala Dusun Sukaluyu, juga menyampaikan apresiasinya pada program yang telah dirancang oleh mahasiswa. “Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN-T IPB. Berkat bantuan dan inovasi yang diberikan, pengelolaan sampah di Desa Sukaluyu menjadi lebih baik dan lebih tertata,” ujarnya.
Melalui inovasi ini, diharapkan masyarakat Desa Sukaluyu semakin menyadari akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mampu menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien serta ramah lingkungan secara berkelanjutan.
***
Reporter: Lediyana Sitorus
Editor: Neng Apap Apiani




Tambahkan Komentar