Desa Sukaluyu—Tim KKN-T IPB Desa Sukaluyu kembali menghadirkan program inovatif dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Kali ini, Tim KKN-T melaksanakan edukasi pembuatan cairan eco enzyme menggunakan EM4 serta pemasangan pipa biopori sebagai upaya pengelolaan sampah organik rumah tangga yang lebih ramah lingkungan.
Program pembuatan cairan eco enzyme dilaksanakan sebagai bentuk edukasi sekaligus praktik langsung kepada masyarakat. Cairan ini dibuat dengan memanfaatkan limbah dapur seperti kulit buah dan sayuran yang difermentasi menggunakan larutan EM4 sebagai bioaktivator. Proses pembuatannya dilakukan dengan mencampurkan air, gula merah (molase), sampah organik, dan EM4 sesuai perbandingan yang telah ditentukan, kemudian disimpan dalam wadah tertutup untuk difermentasi selama beberapa minggu.
Cairan eco enzyme yang dihasilkan memiliki berbagai manfaat, mulai dari pupuk cair alami, pengurai limbah organik, hingga pembersih ramah lingkungan. Tim KKN-T berharap program ini dapat mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke lingkungan.

Selain itu, Tim KKN-T juga melakukan pembuatan dan pemasangan pipa biopori di Desa Sukaluyu. Pemasangan pipa biopori dilakukan di lahan RT 03, Oasis Hill, Sukaluyu serta di area sekitar lokasi insinerator yang telah dibangun sebelumnya oleh Tim KKN-T. Tujuan dari pemasangan biopori ini untuk meningkatkan daya resap air ke dalam tanah sekaligus menjadi sarana pengolahan sampah organik.
Sampah organik yang dikelola dapat dimanfaatkan sebagai kompos alami yang membantu meningkatkan kesuburan tanah. Di sisi lain, keberadaan biopori juga berperan dalam mengurangi genangan air dan mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Dengan adanya program ini, Tim KKN-T IPB Desa Sukaluyu berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah organik semakin meningkat. Inovasi sederhana namun aplikatif ini diharapkan menjadi langkah awal menuju sistem pengelolaan lingkungan yang lebih mandiri, berkelanjutan, serta mampu menciptakan Desa Sukaluyu yang lebih bersih, sehat, dan produktif.
***
Reporter: Lediyana Sitorus
Editor: Neng Apap Apiani




Tambahkan Komentar